Badai Musim Dingin Picu Panic Buying di Texas
- 25 Jan 2026 13:53 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang -Media lokal di Amerika Serikat melaporkan terjadinya aksi panic buying di sejumlah wilayah Texas menyusul peringatan cuaca ekstrem akibat badai musim dingin yang diperkirakan berlangsung hingga akhir pekan.
Badan Cuaca Nasional Amerika Serikat atau National Weather Service (NWS) mengeluarkan peringatan Winter Storm Watch dan Extreme Cold Watch untuk beberapa wilayah di Texas, termasuk Kota San Antonio. Peringatan tersebut dikeluarkan seiring prakiraan cuaca ekstrem berupa salju, hujan beku, dan suhu sangat rendah.
Cuaca ekstrem diperkirakan terjadi mulai Jumat hingga Minggu, terutama di wilayah tengah dan utara Texas. Kondisi tersebut mendorong sebagian warga melakukan pembelian kebutuhan pokok secara berlebihan sebagai langkah antisipasi.
Sejumlah toko swalayan dilaporkan mengalami lonjakan pembelian, khususnya pada produk kebutuhan harian. Rak-rak di beberapa gerai tampak kosong akibat meningkatnya permintaan dalam waktu singkat.
Meski demikian, jaringan toko ritel menyatakan bahwa ketersediaan stok bahan kebutuhan pokok masih dalam kondisi aman. Pihak manajemen juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
Otoritas setempat terus memantau perkembangan cuaca dan mengingatkan warga untuk mengikuti informasi resmi dari lembaga meteorologi serta mempersiapkan diri secara wajar menghadapi potensi cuaca ekstrem.
Pemerintah dan pihak ritel mengimbau masyarakat untuk tetap rasional dalam berbelanja dan tidak terpengaruh kepanikan. Ketersediaan logistik dinyatakan masih mencukupi, sementara pembaruan informasi cuaca akan terus disampaikan secara berkala. (RD)