Longsor Putuskan Akses Jalan Enam Desa
- 04 Mar 2026 18:36 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang : Jalan di Sekitaran Batu Cinta Oemasi, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, mengalami kerusakan parah akibat tanah longsor, yang terbaru ditinjau pada 3 Maret 2026 oleh RRI.CO.ID. Bencana tersebut memutus jalur transportasi yang menghubungkan beberapa desa dan mengganggu akses warga dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, serta pelayanan kesehatan.
Longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Nekamese berdampak langsung terhadap Desa Oenif dan Kiupakas di Desa Oemasi serta akses menuju desa-desa sekitar lainnya. Menurut Warga peristiwa longsor kembali dilaporkan terjadi pada Februari 2026 setelah sebelumnya kawasan tersebut kerap terdampak cuaca ekstrem berkepanjangan.
Akses jalan yang tergerus longsor menyebabkan transportasi menuju Desa Oenif, Usapi Sonbai, Taloetan, Bone, Tasikona, dan Oepaha menjadi lumpuh dan sulit dilalui oleh kendaraan dengan ground clearence rendah. Kondisi ini membuat warga kesulitan menjual hasil pertanian dan peternakan serta menghambat distribusi kebutuhan pokok ke enam desa terdampak.
Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Kupang dalam beberapa waktu terakhir disebut menjadi salah satu pemicu utama terjadinya longsor di sejumlah titik. Selain itu, aktivitas penebangan pohon di sekitar area lereng juga disinyalir memperparah kondisi tanah sehingga mudah tergerus saat curah hujan tinggi.
Kerusakan paling parah dilaporkan terjadi di ruas Jalan Oben–Bone yang menjadi jalur utama penghubung antar desa di Kecamatan Nekamese. Longsor terjadi di beberapa titik strategis sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat sulit melintas dengan aman.
Warga setempat mengeluhkan kondisi tersebut karena mobilitas mereka terganggu dan aktivitas harian menjadi terhambat secara signifikan. Mereka berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar akses jalan kembali normal dan perekonomian desa tidak semakin terpuruk.
Yeskiel Noni secara meminta Dinas PUPR Kabupaten Kupang untuk segera melakukan perbaikan di titik-titik longsor yang paling parah dan membahayakan pengguna jalan. Titik yang disebutkan antara lain dekat Batu Cinta, Saet Lilah, Matanifua, Besateta, Bimuke, dan Nonotimo yang dinilai sangat membutuhkan penanganan darurat.
Pihak berwenang telah meninjau lokasi terdampak dan meminta penghentian aktivitas penebangan pohon di area rawan longsor guna mencegah kerusakan semakin meluas. Terlihat Ada Alat Berat Di Sekitar Oemasi yang terparkir, menurut masyarakat yang melewati jalan tersebut Pemerintah juga merencanakan pembangunan kembali badan jalan yang tergerus agar akses transportasi masyarakat di Kecamatan Nekamese dapat segera pulih dan kembali berfungsi normal. (AN)