Sultra Dorong Diversifikasi Ekspor Non-Tambang
- 12 Mar 2026 20:03 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Pemerintah Sulawesi Tenggara (Sultra) mendorong kegiatan diversifikasi ekspor non-tambang dengan fokus pada sektor pertanian dan perikanan. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan ekspor dari sektor tambang yang selama ini mendominasi.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra, Sukanto Toding, menjelaskan , saat ini sekitar 98 persen ekspor Sultra masih berasal dari komoditas tambang, yang bersifat tidak terbarukan dan rentan terhadap fluktuasi harga global. Oleh sebab itu, diperlukan pergeseran ke komoditas unggulan lain seperti kakao, mete, rumput laut, hasil perikanan olahan, dan produk pertanian.
“Sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan menjadi fokus orientasi ekspor untuk menghadirkan ekonomi yang lebih berkelanjutan dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat,” ujar Sukanto Toding.
Selain itu, pemerintah juga mendukung peningkatan nilai tambah produk lokal agar memiliki daya saing tinggi di pasar global. Pengembangan infrastruktur pelabuhan internasional di Kendari pun menjadi salah satu strategi penting untuk memfasilitasi ekspor langsung dari Sultra.
Dengan upaya ini, diharapkan dominasi sektor tambang dalam total ekspor dapat berkurang dan perekonomian Sultra semakin kuat serta berkelanjutan.