Pemprov Sultra Bahas Penguatan Pengawasan MBG

  • 12 Mar 2026 10:26 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID Kendari – Pemerintah Kota Kendari diwakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Abdul Rauf, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Rabu 11 Maret 2026 dan membahas penguatan pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rapat koordinasi ini dihadiri jajaran pimpinan pusat Badan Gizi Nasional, di antaranya Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan serta Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN. Kehadiran mereka bertujuan menyosialisasikan struktur organisasi sekaligus mekanisme pengawasan yang akan menjadi bagian penting dalam memastikan program MBG berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Dalam arahannya, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN Dadang Hendrayudha, menegaskan bahwa keberhasilan program Makan Bergizi Gratis sangat ditentukan oleh koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pengawasan yang sistematis dan berkelanjutan dinilai penting agar setiap tahapan pelaksanaan program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, BGN juga menekankan komitmennya untuk melakukan pemantauan berkala terhadap pelaksanaan program di daerah. Langkah ini bertujuan memastikan setiap makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat benar-benar memenuhi standar gizi nasional serta terdistribusi secara merata.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka dalam sambutannya menekankan pentingnya peran Forkopimda dalam mendukung pelaksanaan pengawasan di lapangan.

“Sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta instansi terkait diharapkan mampu meminimalkan berbagai kendala teknis yang mungkin muncul selama pelaksanaan program,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi juga mendorong seluruh daerah, termasuk Kota Kendari, untuk memaksimalkan pemanfaatan potensi pangan lokal sebagai bagian dari rantai pasok program Makan Bergizi Gratis. Upaya ini tidak hanya mendukung keberlanjutan program, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi serta sistem pengawasan yang terintegrasi antara Badan Gizi Nasional dan pemerintah daerah. Dengan pengawasan yang optimal, program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan pembangunan sumber daya manusia di Sulawesi Tenggara.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita