Dampak MBG Terhadap Pola Budaya Sehat
- 11 Mar 2026 11:24 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai membawa dampak positif terhadap pembentukan pola hidup sehat di lingkungan masyarakat, khususnya bagi anak-anak usia sekolah. Hal tersebut menjadi topik utama dalam program dialog Tonga Oleo yang disiarkan oleh Pro 4 RRI Kendari, dengan menghadirkan dua narasumber yakni Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kendari, Adriana Musaruddin, S.Sos., M.Si., serta Kepala SMP Negeri 17 Kendari, Suaidin, S.Pd., M.Pd.
Adriana Musaruddin menjelaskan bahwa program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk membangun kebiasaan makan sehat sejak dini. Menurutnya, melalui program ini pemerintah ingin memastikan generasi muda mendapatkan asupan nutrisi yang seimbang sehingga mampu menunjang tumbuh kembang anak secara optimal.
Ia juga menambahkan bahwa pola konsumsi makanan bergizi yang diterapkan secara konsisten dapat membentuk budaya hidup sehat dalam keluarga maupun lingkungan sekolah. Dengan adanya keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan satuan pendidikan, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi semakin meningkat.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 17 Kendari, Suaidin, menilai implementasi program MBG di sekolah memberikan dampak nyata bagi siswa. Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi, program ini juga menumbuhkan kebiasaan positif seperti disiplin waktu makan, memilih makanan sehat, serta meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Menurut Suaidin, pihak sekolah juga memanfaatkan momentum program MBG untuk memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya pola makan seimbang dan gaya hidup sehat. Guru dan tenaga pendidik turut berperan dalam mengawasi serta memberikan pemahaman kepada siswa agar mereka tidak hanya mengonsumsi makanan bergizi di sekolah, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui dialog tersebut, kedua narasumber sepakat bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari terpenuhinya kebutuhan gizi, tetapi juga dari terbentuknya budaya hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Dengan dukungan pemerintah, sekolah, serta keluarga, program ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.