Pasokan Kurang, Harga Cabai Besar dan Keriting di Kediri Naik

  • 12 Mar 2026 05:00 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Cabai merh besar dan cabai merah keriting di Kediri mengalami sedikit kenaikan, akibat berkurangnya pasokan . Hal itu berdasarkan rilis data harga aneka cabai di Pasar Induk Pare, dari Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri, Rabu, 11 Maret 2026.

Komoditas Cabai Merah Besar (CMB), varietas Gada EVO harga Rp23.000 naik Rp2.000 menjadi Rp25.000 per kilogram. Jenis Imola harga Rp21.000 naik Rp2.000 menjadi Rp23.000 per kilogram dan jenis Sandi 08 dengan harga Rp19.000 naik Rp3.000 menjadi Rp22.000 per kilogram.

Sementara harga Cabai Merah Keriting (CMK) varietas Boos Tavi Rp21.000 naik Rp3.000 menjadi Rp24.000 per kilogram. Kemudian untuk jenis Sibad dengan harga Rp19.000 naik Rp3.000 menjadi Rp22.000 per kilogram.

Sedangkan harga Cabai Rawit Merah (CRM) varietas Brengos 99 saat ini Rp74.000 per kilogram, jenis Asmoro 043 harga Rp71.000 per kilogram. Cabai rawit merah jenis lokal Kediri harga Rp63.000 per kilogram, cabai rawit jenis Prentol/ Tumi 99 harga Rp58.000 per kilogram, jenis Juwita 25 F1 harga Rp56.000 per kilogram.

"Harga Cabai Rawit Merah sedikti turun biarpun pasokan masih tetap, sedangkan harga Cabai Merah Besar dan Cabai Merah Keriting naik karena pasokan berkurang. Pasokan Cabai Rawit Merah hanya dari wilayah lokal Kediri,” ucap Suyono, Ketua APCI Kabupaten Kediri.

Pengiriman komoditas cabai dari Pasar Induk Pare, Kabupaten Kediri ke wilayah Jabodetabek, cabai besar sebanyak 5 Ton dan cabai merah keriting 0,5 Ton. Serapan cabai untuk sektor Industri melalui glower cabai besar sebanyak 3 Ton dan cabai rawit merah sebanyak 4 Ton.

Pasokan aneka jenis cabai di Pasar induk Pare, untuk cabai besar dari wilayah Kediri, Jombang,, Malang, Bojonegoro, Tuban sebanyak 10 Ton. Sedangkan pasokan cabai keriting dari wilayah Kediri sebanyak 1,2 Ton, serta pasokan cabai rawit dari lokal Kediri sebanyak 15 Ton.

Rekomendasi Berita