OJK Kediri Catat Kinerja Kredit Terdampak Dinamika Global
- 11 Mar 2026 20:43 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri mencatat kinerja kredit di wilayahnya terdampak dinamika global.
"Dari sisi penyaluran kredit, terjadi perlambatan dengan pertumbuhan sebesar minus 1,24 persen (yoy)," kata Kepala OJK Kediri, Ismirani Saputri, dalam Media Update di Kediri, Rabu sore, 11 Maret 2026.
Menurut Ismirani, penurunan ini terutama terjadi pada sektor ekonomi pengolahan serta perdagangan besar dan eceran. Kondisi itu terwujud seiring pelemahan daya beli masyarakat.
"Tak hanya itu, hal itu juga dipengaruhi sikap kehati-hatian pelaku usaha dalam merespons dinamika kondisi ekonomi global yang berkepanjangan dan berpotensi memengaruhi kinerja ekonomi daerah," kata Ismirani.
Meskipun demikian, ia meyakini, profil risiko perbankan tetap terjaga, dengan rasio kredit/pembiayaan bermasalah (Non-Performing Loan/Financing) sebesar 3,19 persen. Angka ini dipastikan masih berada di bawah ambang batas (threshold) yang ditetapkan.
Pada kesempatan sama, Ismirani menilai, secara umum industri jasa keuangan di wilayah kerjanya tetap terjaga pada posisi Desember 2025. Stabilitas tersebut tercermin dari meningkatnya kepercayaan masyarakat dalam menempatkan dana pada sektor perbankan maupun pasar modal.
"Pada fungsi intermediasi perbankan di wilayah kerja OJK Kediri pun terus menunjukkan kinerja yang solid," katanya.
Ismirani merinci, dari segi penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Desember 2025 tumbuh sebesar 4,20 persen secara year-on-year (yoy) menjadi Rp106,9 Triliun. Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan pada produk tabungan dan giro.
Sementara itu, dalam pertemuan ini Ismirani juga mengemukakan, tentang perkembangan edukasi keuangan dan perlindungan konsumen, yang mana pada periode 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025, OJK Kediri telah menyelenggarakan 130 kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau 81.134 peserta.
"Dalam rangka mendukung program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), OJK Kediri juga melaksanakan 63 kegiatan edukasi yang menjangkau 34.264 peserta di 13 kota/kabupaten wilayah kerja OJK Kediri," katanya.
Lebih lanjut, imbuh Ismirani, upaya peningkatan literasi keuangan tersebut juga diperkuat melalui kolaborasi dengan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di 13 kota/kabupaten wilayah kerja OJK Kediri di antaranya melalui program Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir, Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Lalu, Program Edukasi Keuangan Hari Indonesia Menabung, Kediri Financial Festival, dan edukasi kepada kelompok penyandang disabilitas.