Terdampak Konflik Timur Tengah, 69 Jemaah Kabupaten Kediri Tertahan di Arab Saudi

  • 05 Mar 2026 14:55 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Sebanyak 69 jemaah umrah asal Kabupaten Kediri tertahan di Arab Saudi. "Dari data Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur, dari Kabupaten Kediri ada 69 orang jemaah yang sedang menjalankan ibadah umrah dan tertahan di Tanah Suci. Kondisi ini dikarenakan puluhan jemaah tersebut berdampak konflik di Timur Tengah," kata Kepala Kementrian Haji dan Umrah Kabupaten Kediri, Abdul Kholiq Nawawi, saat dikonfirmasi, Kamis, 5 Maret 2026.

Untuk kepulangan puluhan jemaah tersebut, Kholiq menyebutkan, dalam waktu dekat mereka belum tentu bisa merealisasikannya. Sebab, kondisi langit di Timur Tengah sedang tidak memungkinkan, sehingga diharapkan mereka bisa tetap terus berkomunikasi dengan biro penyelenggara umrah, dan mengikuti arahan dari petugas di Arab Saudi.

"Kami dari pemerintah akan terus mengawal kehilangan 69 jemaah ini. Semoga setelah ekskalasi perang ini mereda, mereka bisa kembali pulang ke Tanah Air, dan tiba di kampung halaman dengan baik," katanya.

Meski demikian, ungkap Kholiq, pihaknya menjamin kondisi 69 jemaah Kabupaten Kediri di Tanah Suci, dalam keadaan yang baik-baik saja. Hal ini ditunjang oleh pelayanan yang baik dari pemerintah Arab Saudi. "Pelayanan tersebut, berupa pemberian sarana akomodasi dan konsumsi yang terbaik bagi seluruh jemaah Indonesia, termasuk Kabupaten Kediri," katanya.

Sementara itu, tambah Kholiq, mengenai keberangkatan jemaah umrah dan haji untuk tahun 2026, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kediri memastikan belum mampu mewujudkannya. Kondisi ini menyusul adanya Surat Edaran Kementerian Haji dan Umrah RI, agar mereka menjadwal ulang ibadah ke Tanah Suci.

"Kalaupun mereka memaksa berangkat sekarang, itu jelas tidak mungkin. Apalagi, untuk menuju Tanah Suci memang harus melewati daerah yang terdampak ekskalasi perang, dan itu tidak diizinkan saat ini, karena sangat berbahaya," katanya.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Untuk saat ini, Kholiq berharap, masyarakat bisa terus berdoa agar permasalahan di Timur Tengah segera mereda. Sebab, dengan situasi seperti sekarang maka kondisi ini akan berdampak terhadap para jemaah haji dan umrah, serta masyarakat secara luas.

Rekomendasi Berita