​Forum Sesepuh: Pemakzulan Ketua PBNU Tidak Sesuai AD/ART

  • 07 Des 2025 17:05 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Sejumlah Kiai Nahdlatul Ulama yang tergabung dalam Forum Sesepuh & Mustasyar Nahdlatul Ulama menilai pemakzulan Ketua Umum PBNU tidak sesuai AD/ART. Hal ini disebutkan Juru Bicara Forum Sesepuh & Mustasyar NU, KH Oeing Abdul Muid (Gus Muid) terkait pertemuan yang dilakukan oleh sejumlah Kiai Sepuh Nahdlatul Ulama pada Sabtu 6 Desember 2025 bertempat di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Bahkan pada agenda ini juga dihadiri Ketua Umum PBNU nonaktif KH. Yahya Cholil Staquf.

"Pada pertemuan ini, sejumlah kiai sepuh membahas berbagai isu hangat, terutama tentang terjadinya bencana alam di Indonesia serta dinamika di internal PBNU," kata Juru Bicara Forum Sesepuh & Mustasyar NU, KH Oeing Abdul Muid (Gus Muid), dalam keterangan pers Minggu (7/12/2025).

Gus Muid menjelaskan, pada ajang tersebut forum juga melihat adanya informasi kuat terjadinya pelanggaran atau kekeliruan serius dalam pengambilan keputusan oleh Ketua Umum. Dengan demikian, ada hal yang perlu diklarifikasi melalui mekanisme organisasi secara menyeluruh.

Tak hanya itu, Forum Sesepuh juga merekomendasikan agar Rapat Pleno tidak mengagendakan penetapan PJ Ketua Umum, sebelum seluruh prosedur dan musyawarah diselesaikan sesuai ketentuan organisasi.

Selain itu, imbuh Gus Muid, Forum Sesepuh mengajak seluruh pihak untuk menahan diri, menjaga ketertiban organisasi, dan menghindari langkah yang berpotensi memperbesar ketegangan.

"Forum ini menegaskan bahwa persoalan ini hendaknya diselesaikan melalui mekanisme internal NU, tanpa melibatkan institusi atau proses eksternal, demi menjaga kewibawaan jam’iyyah dan memelihara NU sebagai aset besar bangsa," katanya.

Di samping itu, Forum Sesepuh juga menuangkan sikap atas musibah di berbagai daerah. Hal ini di antaranya, Forum Sesepuh dan Mustasyar NU menyampaikan belasungkawa serta keprihatinan mendalam atas musibah banjir, longsor, dan berbagai bencana lain yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

"Forum mendoakan agar masyarakat yang terdampak diberi kesabaran, ketabahan, keselamatan, serta segera mendapatkan pertolongan yang mereka butuhkan. Semoga Allah SWT berkenan mengangkat segala musibah ini," katanya.

Forum Sesepuh juga berharap, pemerintah melakukan upaya maksimal dan optimal dalam memberikan bantuan dan pertolongan kepada masyarakat yang tertimpa bencana. "Kami pun memohon pemerintah mengambil langkah strategis dan antisipatif untuk mencegah terjadinya bencana serupa di kemudian hari, termasuk menindak tegas pihak-pihak—baik individu maupun korporasi—yang terbukti menyalahi aturan dalam mengeksploitasi sumber daya alam tanpa mempertimbangkan keseimbangan lingkungan," katanya.

Lebih lanjut, Forum Sesepuh turut engajak seluruh warga negara Indonesia untuk saling bahu membahu serta terlibat aktif dalam memberikan bantuan kepada para korban bencana.

Rekomendasi Berita