Jelang Akhir Tahun, RRI Gelar Evaluasi Pola Siaran
- 03 Nov 2025 12:52 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Menjelang akhir tahun 2025, LPP RRI menggelar Rapat Koordinasi Penguatan dan Evaluasi untuk Penyusunan Refresh Pedoman Pola Siaran Periode 2026. Forum yang berlangsung tiga jam ini turut diikuti secara online oleh seluruh perwakilan bidang penyiaran dan pemberitaan di LPP RRI seluruh nusantara, Senin (3/11/2025).
Pertemuan berjaringan nasional yang diikuti oleh 195 participant ini dibuka langsung oleh Mistam, Direktur Program dan Produksi LPP RRI. “Diantara dinamika penyiaran radio, dibutuhkan kreativitas yang konsisten dilakukan. Semangat untuk berinovasi dan berkreasi sangat dibutuhkan di era disrupsi seperti sekarang,” kata Mistam melalui Platform Zoom Meeting, Senin siang.
“Pengelola dan ketua tim secara bersama-sama harus mengawal siaran konvensional maupun digital radio. Siaran maupun pengelolaan medsos sesuai dengan kanal masing-masing juga harus seiring sejalan,” ujar Mistam seraya mengungkapkan keinginannya agar siaran di LPP RRI kedepannya menjadi rujukan masyarakat yang membutuhkan informasi, solusi, inspirasi, hingga sarana rekreasi.
Sebelum memasuki sesi diskusi interaktif, forum yang dipandu oleh Aries Widojoko, Tenaga Ahli Direktur LPP RRI, turut menghadirkan dua pembicara, yakni Darmanto dan Puji Riyanto dari Forum Angkasawan Senior LPP RRI. Keduanya banyak berfokus pada evaluasi perubahan atmosfir siaran di era transformasi Lembaga Penyiaran Pemerintah menjadi Lembaga Penyiaran Publik.
“Saatnya RRI melakukan restorasi kepublikan dengan membangun sistem pendokumentasian yang baik sehingga segala sesuatu yang telah dilakukan dapat diwariskan ke anak cucu kita,” ucap Darmanto di pertengahan sesi Rapat Koordinasi Penguatan dan Evaluasi untuk Penyusunan Refresh Pedoman Pola Siaran Periode 2026.
Sementara itu, Puji Riyanto meyakini bahwa RRI merupakan bagian dari ruang publik, budaya, dan digitalisasi modern. “Siaran harus sejalan dengan prinsip-prinsip demokrasi dengan asupan-asupan informasi yang berkualitas. Perlu diingat bahwa di tengah kebudayaan Indonesia yang kaya, LPP RRI memiliki peran yang sangat besar,” kata pria yang berprofesi sebagai akademisi ini.