Satgas Pangan Pantau Stok, Kaimana Jaga Ketahanan Nasional
- 23 Feb 2026 19:40 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana - Satuan Tugas (Satgas) Saber Pelanggaran Pangan Provinsi Papua Barat bersama Pemerintah Kabupaten Kaimana melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) serta Dinas Ketahanan Pangan melakukan pemantauan langsung terhadap ketersediaan pangan lokal di wilayah tersebut.
Kegiatan yang berlangsung pada 20 Februari 2026 lalu itu, bertujuan memastikan stok pangan mencukupi sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang Ramadan dan Idulfitri, serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Kaimana, Agustius Djanoma, SE, M.Si, mengatakan pemantauan dilakukan mulai dari tingkat petani, distributor hingga ritel modern guna memperoleh gambaran menyeluruh terkait kondisi pangan di daerah.
“Kehadiran Satgas Pangan bersama dinas terkait ini untuk memastikan ketersediaan pangan lokal tetap aman serta harga terkendali. Ini juga bagian dari upaya kita menjaga ketahanan pangan nasional,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 23 Februari 2026.
Ia menjelaskan, tim melakukan peninjauan ke kelompok tani cabai di Kampung Trikora, distributor bahan pokok, hingga ritel modern. Dari hasil pemantauan, stok pangan di Kaimana secara umum dinilai cukup dan harga masih relatif terjangkau.
Menurutnya, produksi cabai lokal mengalami peningkatan karena panen raya sehingga harga di tingkat petani turun dibandingkan beberapa bulan sebelumnya. Kondisi tersebut justru membantu menjaga stabilitas harga di pasaran.
Selain itu, Satgas juga menemukan beberapa kemasan beras premium yang masih menggunakan aturan Harga Eceran Tertinggi (HET) lama sehingga distributor diminta segera berkoordinasi dengan pemasok untuk melakukan perbaikan.
“Kami berharap seluruh distributor dan pelaku usaha mengikuti aturan pemerintah, termasuk terkait HET dan Harga Acuan Penjualan. Pengawasan ini penting supaya masyarakat tidak dirugikan,” tegasnya.
Agustius menambahkan, pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan Satgas Pangan Provinsi Papua Barat dan aparat terkait guna memastikan pasokan pangan tetap stabil, terutama menghadapi momentum hari besar keagamaan nasional.