Paus Leo XIV Sebagai Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik

  • 09 Mei 2025 13:41 WIB
  •  Kaimana

KBRN, Kaimana : Umat Katolik di seluruh dunia menyambut dengan sukacita terpilihnya Paus Leo XIV sebagai Paus baru, menggantikan pendahulunya, Paus Fransiskus, yang telah dipanggil pulang oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Paus Leo XIV, yang sebelumnya dikenal sebagai Kardinal Matteo Bellini dari Milan, terpilih dalam Konklaf yang berlangsung selama dua hari di Kapel Sistina, Vatikan.

Segera setelah pengumuman resmi oleh Kardinal Protodiakon dengan kata-kata legendaris “Habemus Papam”, ucapan selamat mengalir dari berbagai penjuru dunia. Para pemimpin agama, kepala negara, dan masyarakat internasional menyampaikan harapan dan doa mereka bagi kepemimpinan baru Paus Leo XIV.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa juga mengucapkan selamat, menekankan pentingnya kerja sama global dalam isu-isu kemanusiaan dan lingkungan yang menjadi perhatian bersama.

Di Indonesia, Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) turut menyampaikan ucapan syukur dan harapan. Ketua KWI mengatakan, “Kami menyambut terpilihnya Paus Leo XIV dengan penuh sukacita. Semoga beliau selalu diberi kekuatan dalam menjalankan tugas panggilannya untuk menggembalakan umat Katolik di seluruh dunia.”

Paus Leo XIV dikenal sebagai tokoh yang sederhana namun tegas, dengan komitmen kuat terhadap reformasi Gereja dan perhatian besar terhadap isu-isu sosial seperti kemiskinan, perdamaian, dan keadilan. Dalam pidato perdananya di balkon Basilika Santo Petrus, beliau menyampaikan pesan persaudaraan: “Mari kita berjalan bersama sebagai umat Allah, dengan kasih dan harapan yang tak pernah padam.”

Umat Katolik dan masyarakat dunia kini menantikan langkah-langkah awal dari Paus Leo XIV dalam membawa semangat pembaruan dan harapan bagi Gereja dan dunia.

Rekomendasi Berita