Tim SAR Gabungan Temukan Objek Diduga Bangkai Kapal

  • 05 Jul 2025 22:54 WIB
  •  Jember

KBRN, Banyuwangi: Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan menemukan objek di dasar laut patut diduga KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali pada Rabu (2/7/2025) sekitar pukul 23:35 Wib.

Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan Kesiapsiagaan Basarnas, Ribut Eko Suyanto mengatakan, objek patut diduga bangkai kapal ditemukan di kedalaman 40-60 meter.

"Distrik Navigasi Kementerian Perhubungan berhasil mengidentifikasi adanya objek di bawah air patut diduga bangkai kapal KMP Tunu Pratama Jaya," ujar Eko dalam Konferensi Pers, Sabtu (5/7/2025) malam.

Eko menegaskan, dari hasil identifikasi data yang diperoleh, spesifikasi dan bentuk bedak bawah air maupun panjang dan lebar mirip atau sama dengan KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam dan mengangkut sebanyak 65 orang.

"Kami masih perlu melakukan verifikasi ulang dengan beberapa tahapan lagi menggunakan alat pendeteksi benda bawah laut yakni remot operation vehicle atau ROV dan alat sonar atau sound navigation and ranging yang ada di KRI Pulau Fanildo," ungkap Eko.

Alat sonar merupakan teknologi yang menggunakan gelombang suara untuk mendeteksi, mengindentifikasi serta menentukan jarak objek yang ada di bawah permukaan air.

Sementara itu, Panglima Komando Armada II Surabaya Laksamana Muda TNI I Gung Putu Alit Jaya mengemukakan bahwa KRI Pulau Fanildo diperkirakan tiba di perairan Banyuwangi pada malam ini sekitar pukul 20:00 Wib dan langsung bekerja.

"Malam ini juga KRI Fanildo akan melaksanakan tugasnya ke titik datum atau titik kapal tenggelam di Selat Bali menggunakan alat sonar untuk mendeteksi objek, dan juga magnetometer mendeteksi logam," katanya.

Pangkoarmada Alit mengatakan akan menurunkan robot penyelam untuk memotret secara visual objek yang diduga bangkai kapal Tunu Pratama Jaya untuk memastikan objek tersebut.

Hari ketiga pencarian korban kapal tenggelam di Selat Bali, tim SAR gabungan melalui SRU udara belum menemukan adanya korban di permukaan air. Sementara SRU laut memperluas pencarian hingga 25 mil dari lokasi diduga tenggelamnya kapal.

Data Posko Operasi SAR dan Potensi SAR Gabungan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menyebutkan, hingga saat ini jumlah korban ditemukan selamat sebanyak 30 orang, dan enam orang meninggal serta 29 orang masih dalam pencarian.

KMP Tunu Pratama Jaya mengangkut sebanyak 65 penumpang terdiri dari 53 penumpang dan 12 ABK/kru dan 22 unit kendaraan. Kapal Ferry tersebut tenggelam di Selat Bali pada Rabu (2/7) sekitar pukul 23.35 Wib.

Rekomendasi Berita