Tim Penyelam Siap Bergerak Mencari Bangkai Kapal
- 07 Jul 2025 12:44 WIB
- Jember
KBRN, Banyuwangi: Kepala Dinas Penyelam dan Penyelamatan Koarmada II Surabaya, Kolonel Laut (P) Haran Al Ahsan mengaku telah menyiapkan tim penyelam untuk mencari bangkai kapal KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali.
KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali dengan membawa sebanyak 65 penumpang terdiri dari 53 pengguna jasa, 12 kru kapal dan 22 kendaraan. Kapal rute Ketapang-Gilimanuk itu tenggelam sekitar 20 menit bertolak dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi pada Rabu (2/7/2025) sekitar pukul 23:35 Wib.
"Kami sudah mempersiapkan alat utama selam apabila Kapal Tunu Pratama Jaya ini berada di kedalaman 40-50 meter. Semua sudah stand by dengan tim penyelam Basarnas. Jadi kami tinggal menunggu perintah untuk melakukan penyelaman," ujar Haran Al Ahsan saat Konferensi Pers di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Senin (7/7/2025).
Haran Al Ahsan juga mengaku telah mempersiapkan untuk menurunkan remotely operated vehicle (ROV) yang akan memantau dan memastikan keberadaan bangkai kapal Tunu Pratama Jaya.
"Kami juga menyiapkan ROV alat ini bisa kita turunkan dengan batasan-batasan. Apabila arus memang masih kencang, kita akan mencari waktu dimana arus tidak kencang agar ROV ini bisa bekerja maksimal," ungkapnya.
Ia berharap, apabila ROV mampu bekerja optimal dan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya bisa terdeteksi maka tim penyelam baik dari TNI AL maupun dari Basarnas akan diturunkan.
"Apabila KMP Tunu Pratama Jaya telah terdeteksi akurat, maka tim penyelam sebanyak 37 orang baik dari TNI AL maupun Basarnas akan diturunkan," tegasnya.
Data Posko Operasi SAR dan Potensi SAR Gabungan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menyebutkan, dari 65 orang penumpang, 30 orang ditemukan selamat, 7 orang meninggal dan 28 dalam pencarian yang dilakukan mulai Kamis, 3 Juli 2025.