Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 20 Maret 2026

  • 11 Mar 2026 10:03 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menetapkan Hari Raya Idulfitri satu Syawal 1447 Hijriah, jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Keputusan tersebut diumumkan melalui maklumat resmi organisasi, yang menjadi pedoman bagi warga Muhammadiyah dalam menentukan hari raya.

Penetapan itu tertuang dalam Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, yang ditandatangani Ketua Umum Haedar Nashir, pada 22 September 2025. Maklumat tersebut menjadi dasar resmi penentuan awal Syawal, bagi warga Muhammadiyah di Indonesia.

Muhammadiyah menetapkan awal Syawal, menggunakan metode hisab yang dilakukan Majelis Tarjih dan Tajdid dengan acuan Kalender Hijriah Global Tunggal. Metode tersebut, menghitung posisi hilal secara astronomis untuk memastikan awal bulan Hijriah secara ilmiah, akurat, dan terukur.

Dalam perhitungannya, posisi hilal dinyatakan telah memenuhi kriteria tinggi bulan di atas lima derajat, saat matahari terbenam. Selain itu, elongasi atau jarak sudut bulan terhadap matahari juga telah mencapai minimal delapan derajat saat pengamatan.

Berdasarkan perhitungan tersebut, Muhammadiyah menyimpulkan bahwa awal bulan Syawal 1447 Hijriah, jatuh pada tanggal 20 Maret 2026. Keputusan ini sekaligus menjadi panduan bagi warga Muhammadiyah, dalam menentukan pelaksanaan Hari Raya Idulfitri tahun ini.

Muhammadiyah juga menegaskan bahwa secara global, awal Syawal diperkirakan jatuh pada tanggal yang sama, yaitu 20 Maret. Penetapan tersebut didasarkan pada prinsip Kalender Hijriah Global Tunggal, yang digunakan dalam sistem perhitungan Muhammadiyah.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia, akan menentukan awal Syawal melalui sidang isbat. Sidang isbat dijadwalkan berlangsung pada 19 Maret 2026, yang bertepatan dengan tanggal 29 Ramadan 1447 Hijriah.

Sidang isbat tersebut akan melibatkan para ulama, ahli astronomi, serta perwakilan organisasi keagamaan untuk menentukan keputusan resmi. Hasil sidang nantinya akan diumumkan pemerintah, sebagai penetapan resmi Hari Raya Idulfitri bagi umat Islam di Indonesia.

Rekomendasi Berita