Kasus infeksi saluran cerna meningkat selama bulan Ramadhan
- 06 Mar 2026 08:10 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Kasus infeksi saluran cerna meningkat selama bulan Ramadhan. Hal ini disampaikan oleh dr. M. Ridwan, SpPD, yang menilai perubahan pola makan dan kurangnya perhatian terhadap kebersihan makanan menjadi faktor utama pemicunya.
Menurut dr. M. Ridwan, SpPD, selama Ramadhan banyak masyarakat yang langsung mengonsumsi berbagai jenis makanan saat berbuka tanpa memperhatikan kondisi lambung yang sebelumnya kosong selama berjam-jam. Selain itu, konsumsi makanan pedas, asam, dan berlemak secara berlebihan saat berbuka juga dapat memperparah kondisi pencernaan.
Menyoroti kasus infeksi saluran cerna beragam komentar disampaikan masyarakat diantaranya Minto, memperhatikan konsumsi makanan dan minuman yang akan dikonsumsi saat berbuka dan sahur itu penting. Jangan sampai puasa malah membuat kita sakit, jadi penting memperhatikan apa yang masuk ke dalam tubuh kita
Ujang dari Kampung Manggis juga menyoroti kebersihan jajanan yang dijual di sekitar lingkungannya.
“Kadang kita tergoda karena banyak pilihan dan murah. Tapi setelah ada beberapa warga yang diare, saya jadi lebih hati-hati dan lebih sering masak sendiri,” katanya.
Sementara itu, Ramlan di Tunasmudo berharap adanya edukasi lebih luas dari tenaga kesehatan selama bulan puasa.
“Masyarakat perlu diingatkan soal pentingnya kebersihan makanan. Jangan sampai ibadah terganggu karena sakit,” tuturnya.
dr. M. Ridwan, SpPD mengimbau masyarakat untuk memastikan makanan dimasak hingga matang sempurna, mencuci tangan sebelum makan, serta tidak berlebihan saat berbuka. Dengan pola makan yang lebih teratur dan higienis, risiko infeksi saluran cerna selama Ramadhan dapat diminimalkan.