GEKRAFS Rumuskan Strategi Nasional Percepat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

  • 11 Mar 2026 15:09 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Upaya memperkuat peran ekonomi kreatif sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional terus didorong. Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) merumuskan berbagai strategi percepatan melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan GEKRAFS Awards 2026.

Forum tersebut menjadi ajang konsolidasi besar bagi para pelaku ekonomi kreatif dari seluruh Indonesia. Rakernas dihadiri perwakilan dari 38 provinsi, 288 kabupaten/kota, serta 12 Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN), yang bersama-sama merumuskan arah penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah tokoh nasional yang tergabung dalam struktur GEKRAFS, di antaranya Dewan Pembina GEKRAFS Sandiaga Uno, Dewan Penasehat GEKRAFS Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua Umum GEKRAFS UKP Bidang Seni dan Ekraf Raffi Ahmad, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Wakil Ketua Umum DPP GEKRAFS Melly Goeslaw, Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moriza, Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, serta Wali Kota Solo Respati Ardi.

Ketua Umum GEKRAFS Kawendra Lukistian menjelaskan bahwa Rakernas tahun ini mengusung tema “Astakarya: Akselerasi Karya, Transformasi Ekonomi Indonesia.” Tema tersebut menjadi arah strategis organisasi untuk mempercepat pertumbuhan sektor ekonomi kreatif sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

“GEKRAFS kemarin pasca kongres sudah melakukan rapat pimpinan dan kami merilis program unggulan kita. Kalau Presiden Prabowo punya Astacita, GEKRAFS punya Astakarya,” ujar Kawendra, melalui keterangan tertulis, di Jakarta, Rabu,11 Maret 2026.

Ia menjelaskan, konsep Astakarya dirancang selaras dengan visi pembangunan nasional. Program tersebut terdiri dari delapan agenda strategis, yakni CEFA, DIPLE, GANDI, DIGIMAP, ARTPAY, YOUTHEM, RECHUB, dan GLOBE.

“Delapan program tersebut difokuskan untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif, memperkuat perlindungan kekayaan intelektual, meningkatkan literasi digital, memperjuangkan standar honor pekerja kreatif, membuka ruang bagi talenta muda, mengembangkan creative hub di berbagai daerah, serta mendorong ekspor produk kreatif Indonesia ke pasar global,” ujarnya.

Dalam Rakernas tersebut, GEKRAFS juga memaparkan program kerja dari delapan bidang serta empat badan otonom di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Seluruh program tersebut dirancang untuk menjalankan agenda Astakarya secara nasional dengan dukungan dari struktur organisasi di berbagai daerah.

Selain itu, DPP GEKRAFS menyerahkan 11 Surat Keputusan (SK) kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) yang telah melaksanakan Musyawarah Wilayah (Muswil) sebelum Rakernas. Forum ini juga menjadi ruang dialog bagi 38 DPW dari Aceh hingga Papua untuk menyampaikan gagasan serta masukan terkait penguatan ekosistem ekonomi kreatif di daerah.

Sebagai bagian dari kontribusi pemikiran kepada pemerintah, GEKRAFS juga menyerahkan sejumlah rekomendasi strategis kepada Kementerian Ekonomi Kreatif. Rekomendasi tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum GEKRAFS Kawendra Lukistian kepada Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.

Dewan Pembina GEKRAFS Sandiaga Uno menilai sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di masa depan, terutama melalui penciptaan lapangan kerja dan inovasi berbasis kreativitas. “Ekonomi kreatif ini punya potensi dalam membuka lapangan kerja, inovasi, dan identitas bangsa. Kita perlu memperkuat kolaborasi agar potensi ini benar-benar bisa memberikan dampak bagi perekonomian nasional,” ujar Sandiaga.

Sementara itu, Dewan Penasehat GEKRAFS Sufmi Dasco Ahmad menekankan pentingnya konsolidasi organisasi agar GEKRAFS dapat menjadi wadah yang kuat bagi para pelaku ekonomi kreatif di seluruh Indonesia. “GEKRAFS harus menjadi rumah besar bagi para pejuang ekonomi kreatif. Dengan konsolidasi yang kuat dari pusat hingga daerah, kita bisa memastikan para pelaku kreatif mendapatkan ruang, dukungan, dan akses yang lebih luas untuk berkembang,” kata Dasco.

Rekomendasi Berita