Anak-anak Pulau Morotai Berkunjung ke Kampus UI
- 17 Jul 2025 16:36 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta : Seperti sinar mentari pagi yang menyapa bumi, semangat belajar dan harapan baru pun bersinar, di wajah anak-anak berbakat dari Pulau Morotai, Maluku Utara, saat mereka tiba di Kampus UI Depok. Dengan hati berdebar penuh antusiasme, mereka disambut hangat, oleh Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial (DPIS) Universitas Indonesia (UI), bersama Tim 18 Ekspedisi Patriot UI, pada Selasa (15/7/2025).
Kunjungan istimewa itu menjadi bukti nyata komitmen UI, dalam membangun jembatan pengetahuan dari Ibu Kota pendidikan, hingga ke pelosok negeri, bahkan daerah 3T seperti Pulau Morotai.
"Ini bukan sekadar kunjungan, melainkan babak baru dalam perjalanan Ekspedisi Patriot UI di Morotai. Setiap langkah mereka di sini adalah benih, yang kelak akan tumbuh menjadi pohon inspirasi, bagi tanah kelahiran mereka," ujar Dr. Rachma Fitriati, M.Si., M.Si (Han), Ketua Tim Ekspedisi 18 Patriot Morotai, dari Kelompok Riset Inovasi Sosial dan Budaya FIA UI.
Sementara itu, Prof. Heri Hermansyah, Rektor UI, menegaskan tekad Universitas Indonesia untuk terus berdampak nyata. "UI harus menjadi mercusuar, yang tak hanya unggul dalam pemikiran, tetapi juga dalam aksi, untuk mewujudkan UI yang Unggul dan Impacfull Untuk Indonesia. Setiap langkah kita hari ini, adalah investasi bagi masa depan Indonesia yang lebih cerah," kata Prof. Heri Hermansyah.
Dengan mengerahkan 57 tim pengabdian multidisipliner ke 57 wilayah transmigrasi, UI tak hanya membawa perubahan, tetapi juga menyalakan api semangat, untuk merajut mimpi bersama. “Ekspedisi Patriot UI sebuah program kolaborasi UI, dengan Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia, hadir sebagai lentera bagi daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T),” tambah Prof. Heri Hermansyah.
Di tempat terpisah, Bupati Pulau Morotai Maluku Utara, Rusli Sibua, menyampaikan apresiasinya, atas dukungan Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, terhadap pembangunan kawasan transmigrasi di Pulau Morotai, melalui Pengiriman Tim Ekspedisi 18 dari Universitas Indonesia. “Harapan besar agar anak-anak Pulau Morotai, ada yang bisa kuliah di Universitas Indonesia, untuk kembali membangun Morotai,” kata Rusli Sibua.
Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pulau Morotai, Rosita A. Lasidji menyampaikan, Ekspedisi Patriot ini akan benar-benar dimanfaatkan, untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayahnya. “Terlebih, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai baru saja menerima dana hibah, sebesar Rp8,6 miliar dari Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia,“ katanya.
Dalam kunjungan ke Kampus UI Depok, anak-anak Morotai berkesempatan makan siang bersama Dekan FIA UI. Prof. Retno Kusumastuti, selaku Dekan FIA UI, sekaligus Ketua Kelompok Riset Inovasi Sosial dan Budaya FIA UI, menyampaikan harapannya.
“Saya berharap Tim Ekspedisi 18 Patriot UI untuk Morotai ini, mampu membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, dalam mengembangkan potensi ekonomi, dan meningkatkan potensi wilayah transmigrasi, di Kabupaten Pulau Morotai. Sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui hasil nyata yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat,” kata Prof. Retno.
Selain itu, anak-anak Morotai berkunjung ke Gedung Science Techno Park, dan bertemu langsung dengan Direktur DPIS UI, Dr. L. G. Saraswati Putri, SS, M.Hum. Saraswati menegaskan, UI juga baru melakukan kerja sama, dengan kepala daerah wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang inklusif, dan merata bagi seluruh anak bangsa.
Tim Ekspedisi 18 Patriot UI Pulau Morotai Maluku Utara, diketuai Rachma Fitriati, Dosen Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UI, dengan mahasiwa S1 Antony Yohanes dan Mohammad Ihdha dari Universitas Indonesia, serta 2 alumni UI Aida Amalia Kuniadi dan Asri Hayati Nufus, Alumni Fakultas Ilmu Budaya, dibantu Sri Wahyuni Bahtiar dari Kelompok Riset Inovasi Sosial dan Budaya FIA UI FIA UI. Tim pengabdi ini nantinya akan melaksanakan Ekspedisi Patriot selama 4 bulan, sejak bulan Agustus hingga Desember 2025, di Pulau Morotai, Maluku Utara.
Di bawah langit Kampus UI yang memiliki luas sekitar 320 hektar ini, anak-anak Morotai itu menyimpan sejuta kisah baru, tentang sains yang menginspirasi, pertemanan yang menyemangati, dan keyakinan bahwa pendidikan adalah pintu menuju dunia tanpa batas. Inilah awal dari sebuah perjalanan panjang, di mana UI dan Morotai bersama-sama menulis sejarah perubahan.