AS Siap Kawal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz
- 14 Mar 2026 14:11 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Washington — Amerika Serikat menyatakan akan mengawal kapal tanker minyak yang melintasi Selat Hormuz segera setelah situasi memungkinkan secara militer. Pernyataan ini disampaikan Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, Kamis, 12 Maret 2026.
Bessent mengatakan pengawalan kapal tanker minyak selalu menjadi bagian dari rencana Amerika Serikat sejak meningkatnya ketegangan dengan Iran. Ia menyebut ada kemungkinan pengawalan dilakukan oleh Angkatan Laut AS sendiri, dilansir dari CNBC.
Pengawalan juga dapat dilakukan bersama koalisi internasional untuk memastikan kapal-kapal melintasi selat dengan aman. Angkatan Laut AS akan mulai mengawal kapal tanker minyak saat kondisi militer memungkinkan dan jalur pelayaran dipastikan aman.
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran energi paling sensitif di dunia karena menjadi rute utama pengiriman minyak global. Penutupan jalur ini telah memicu lonjakan harga minyak mentah di pasar internasional.
Selama lebih dari sepekan terakhir, pemerintahan Presiden Donald Trump telah menyebut rencana pengawalan kapal tanker. Meski demikian, hingga kini langkah tersebut belum dilaksanakan.
Sebelumnya, Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan Angkatan Laut AS belum siap melakukan pengawalan kapal melalui Selat Hormuz. Wright menjelaskan bahwa pengawalan kemungkinan akan dilakukan dalam waktu relatif dekat, tetapi belum bisa dilaksanakan saat ini.
Bessent mengatakan pemerintah AS telah melakukan analisis berbagai skenario selama berbulan-bulan terkait dampak konflik terhadap pengiriman minyak global. Ia menegaskan bahwa begitu keselamatan pelayaran dapat dipastikan dengan pengawalan Angkatan Laut, langkah tersebut akan segera dilaksanakan.