Tentang Pulau Kharg yang Menjadi Target Serangan AS
- 14 Mar 2026 13:22 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Teheran — Pulau Kharg di Teluk Persia menjadi sorotan setelah dilaporkan menjadi target serangan militer Amerika Serikat. Pulau kecil tersebut terletak di lepas pantai Iran, dilansir dari The New York Times, Sabtu, 14 Maret 2026.
Pulau Kharg merupakan pusat ekspor minyak utama negara tersebut dan memiliki peran penting bagi perekonomian Iran. Donald Trump mengatakan militer AS melakukan serangan pengeboman pada Jumat yang menargetkan fasilitas militer di pulau tersebut.
Meski demikian, seorang pejabat militer AS mengatakan serangan udara sengaja menghindari infrastruktur minyak yang berada di Pulau Kharg. Seorang pejabat senior dari Kementerian Perminyakan Iran mengatakan serangan terbaru dilaporkan sangat besar dan merusak.
Ia memperingatkan, jika infrastruktur minyak dan gas di Pulau Kharg rusak, sebagian besar ekspor minyak Iran dapat terhenti. Berikut merupakan fakta-fakta mengenai Pulau Kharg yang dikutip dari berbagai sumber.
Menangani 90 persen ekspor minyak Iran
Pulau Kharg memiliki luas sekitar sepertiga wilayah Manhattan dan sebelum konflik menangani sekitar 90 persen ekspor minyak mentah Iran. Perairan di sekitar pulau ini cukup dalam sehingga kapal tanker minyak berukuran besar dapat bersandar.
Kondisi tersebut berbeda dengan sebagian besar garis pantai Iran di Teluk Persia yang relatif lebih dangkal. Kondisi tersebut menjadikan pulau ini sebagai lokasi strategis bagi aktivitas ekspor energi Iran.
Pusat ekspor minyak Iran sejak 1960-an
Iran telah mengandalkan Pulau Kharg sebagai pusat ekspor minyak sejak tahun 1960-an. Pulau ini memiliki fasilitas penyimpanan minyak besar serta jaringan pipa yang terhubung dengan sejumlah ladang minyak dan gas utama.
Gangguan terhadap infrastruktur di pulau ini tidak hanya dapat merugikan ekonomi Iran. Gangguan tersebut juga berpotensi memengaruhi stabilitas pasar energi global.
Terminalnya mampu menampung 10 kapal tanker super
Terminal di Pulau Kharg diketahui mampu memuat hingga 10 kapal tanker super sekaligus untuk pengiriman lintas samudra. Beberapa fasilitas energi besar beroperasi di pulau itu, termasuk Falat Iran Oil Company, salah satu operator utama.
Salah satu penyumbang perekonomian Iran
Dalam beberapa tahun terakhir, Tiongkok menjadi pembeli utama minyak Iran dari pulau tersebut. Ekspor tersebut diperkirakan menyumbang sekitar 6 persen dari perekonomian Iran, setara dengan hampir setengah total pengeluaran pemerintah Iran.