GIZ Apresiasi Model Kolaborasi Lokal Gorontalo

  • 11 Jan 2026 17:35 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo - SDGs Provinsi Gorontalo bersama SDGs Center Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mendampingi kunjungan mitra pembangunan internasional Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) di Kabupaten Gorontalo.

Kunjungan ini bertujuan untuk mendokumentasikan praktik pengembangan ternak sapi di Desa Hutanohu, Kecamatan Limboto Barat, yang dikenal sebagai salah satu model kolaborasi multi-pihak di tingkat lokal. Tim GIZ melakukan diskusi bersama pihak-pihak yang terlibat dalam program, termasuk Fakultas Peternakan UNG dan Dinas Peternakan Provinsi Gorontalo.

Sekretaris SDGs Provinsi Gorontalo, Wahyudin Katili, mengapresiasi perhatian mitra pembangunan internasional terhadap inisiatif lokal di Gorontalo.

“Kunjungan GIZ ini menjadi pengakuan bahwa praktik baik dari Gorontalo memiliki nilai strategis untuk pembelajaran global. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat yang dibangun melalui program ini menunjukkan bahwa pendekatan lokal dapat menjadi solusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan,” ujar Wahyudin.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Abdul Wahab Otaya, menambahkan bahwa praktik baik di Desa Hutanohu mencerminkan semangat kolaborasi yang menjadi inti pelaksanaan SDGs.

“Kunci keberhasilan program ini ada pada sinergi lintas pihak, antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat yang saling mendukung. Diharapkan hasil dokumentasi GIZ dapat memperluas dampak positif dari inisiatif ini,” jelas Abdul Wahab.

Sementara itu, perwakilan GIZ Indonesia, Lingga Kartika Suyud, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin di Gorontalo. Model kemitraan di Desa Hutanohu menunjukkan bahwa pembangunan yang partisipatif dan berbasis kebutuhan masyarakat dapat menciptakan perubahan nyata.


Rekomendasi Berita