Purbaya Puji Kinerja BeaCukai: Nilai Perbaikan Sangat Signifikan
- 14 Des 2025 10:08 WIB
- Fak Fak
KBRN, Fakfak : Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan mulai menunjukkan komitmen nyata dalam melakukan perbaikan layanan kepabeanan. Langkah ini mendapat apresiasi langsung dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, usai melihat pengembangan sistem digital berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Komitmen perbaikan tersebut ditunjukkan melalui peluncuran alat pemindai peti kemas serta layanan kepabeanan digital berbasis AI di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (12/12/2025). Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, perbaikan ini dilakukan menyusul adanya tekanan tegas dari pemerintah agar Bea Cukai segera berbenah. Bahkan, sebelumnya disampaikan ancaman pembekuan instansi hingga merumahkan seluruh pegawai apabila tidak ada perubahan signifikan.
“Itu komitmen Bea Cukai dan Kementerian Keuangan. Karena ada ancaman juga, kalau belum bisa beres, awas. Tapi mereka sedang melakukan perbaikan dengan signifikan,” ujar Purbaya.
Purbaya juga mengaku terkesan dengan kecepatan dan kemampuan SDM Bea Cukai dalam mengembangkan sistem berbasis AI hanya dalam waktu dua minggu. Menurutnya, teknologi tersebut tergolong sangat canggih dan di luar perkiraannya.
“Ini dua minggu pengembangan AI seperti ini, saya bilang amat canggih. Saya tadinya hampir tidak percaya,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa sumber daya manusia Indonesia memiliki kapasitas dan kecerdasan yang mumpuni untuk membangun sistem teknologi kelas tinggi secara mandiri.
“Mereka pikir sendiri, jadi orang kita cukup pintar,” tegas Purbaya.
Ke depan, layanan kepabeanan diharapkan semakin adaptif, berbasis data, serta mampu menghadapi berbagai modus kejahatan perdagangan internasional. Dengan dukungan pemindai baru, SSR Mobile, dan Trade AI, pengawasan kepabeanan dinilai akan naik kelas.
Purbaya berharap, perbaikan di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berlanjut sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan profesional.
“Saya harapkan nanti Maret tahun depan, gambaran Bea Cukai akan jauh berbeda dengan yang kemarin-kemarin,” pungkasnya.