Januari-April, Imigrasi KJRI Kuching Terbitkan Ratusan SPLP

  • 05 Mei 2025 15:35 WIB
  •  Entikong

KBRN, Kuching: Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching sepanjang Januari-April 2025 telah menerbitkan hampir seribu Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP). Jumlah penerbitan SPLP tahun 2025 meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

"Tahun ini jumlah penerbitan SPLP pada KJRI Kuching cukup tinggi sampai bulan april mencapai 826 surat," ungkap Tri Hernanda Reza, Staf Teknis Imigrasi KJRI Kuching, Senin (5/5/2025)

Ia menyebut, setiap bulan rata-rata KJRI Kuching bagian Imigrasi menerbitkan 200-300 dokumen SPLP. Dokumen SPLP tersebut dipergunakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang terkendala di Sarawak, Malaysia untuk kembali ke tanah air.

“SPLP tersebut diberikan kepada WNI bermasalah yang pulang ketanah air, baik melalui proses Deportasi maupun repatriasi,” ujarnya.

Disampaikan Reza, meningkatnya penerbitan SPLP awal tahun ini, sejalan dengan masih banyak WNI bermasalah dan ditertibkan oleh otoritas pemerintah setempat. Mereka selanjutnya dipulangkan ke tanah air dengan dokumen SPLP.

Untuk penerbitan SPLP tahun 2024, kata Reza, berkisar 13.145 Surat, jumlah tersebut jauh cukup tinggi dibanding angka awal tahun ini. Catatan penanganan WNI bermasalah yang di pulangkan menggunakan dokumen SPLP, disampaikannya, terkait kasus pelanggaran ketentuan keimigrasian dan peraturan ketenaga kerjaan negara setempat.

“Kebanyakan pengguna fasilitas SPLP yang diterbitkan KJRI Kuching adalah warga kita yang terkait kasus pelanggaran izin tinggal serta permasalahan ketentuan ketenaga kerjaan,” tutupnya.


Rekomendasi Berita