Paus Serukan Hentikan Eskalasi Konflik Timur Tengah
- 03 Mar 2026 13:58 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Vatikan - Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Leo XIV, merespons keras serangan yang dilakukan Amerika Serikat bersama Israel terhadap Iran yang memicu eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Dalam Doa Angelus, Minggu, 1 Maret 2026, Paus menyampaikan keprihatinan mendalam atas situasi yang terus memanas.
Serangan tersebut kemudian disusul aksi balasan dari Teheran. Situasi ini dinilai memperluas ketegangan dan meningkatkan risiko instabilitas kawasan, bahkan berpotensi menyeret sejumlah negara Arab lainnya ke dalam pusaran konflik.
“Stabilitas dan perdamaian tidak dibangun dengan ancaman timbal balik, atau dengan senjata yang menabur kehancuran, penderitaan, dan kematian, tetapi hanya melalui dialog yang masuk akal, otentik, dan bertanggung jawab,” ujar Paus seperti dikutip dari Vatican News.
Paus Leo XIV memperingatkan dunia berada di ambang tragedi besar apabila spiral kekerasan tidak segera dihentikan. Ia menyerukan tanggung jawab moral seluruh pihak yang terlibat agar tidak membiarkan konflik berkembang di luar kendali.
“Menghadapi kemungkinan tragedi yang sangat besar, saya menyampaikan kepada pihak-pihak yang terlibat sebuah seruan tulus untuk memikul tanggung jawab moral, menghentikan spiral kekerasan sebelum menjadi jurang yang tak dapat diperbaiki,” katanya.
Lebih lanjut, Paus berharap diplomasi internasional dapat kembali memainkan peran sentral dalam meredakan ketegangan. Ia menekankan bahwa masyarakat di kawasan Timur Tengah mendambakan kehidupan yang damai dan berkeadilan.
“Semoga diplomasi dapat kembali memainkan perannya dan semoga kebaikan rakyat dipromosikan, rakyat yang mendambakan hidup berdampingan secara damai yang didasarkan pada keadilan,” ujarnya.
Menutup seruannya, Paus Leo XIV mengajak umat Katolik dan seluruh masyarakat dunia untuk terus mendoakan perdamaian. Ia menilai situasi global saat ini semakin tidak menentu dan membutuhkan komitmen bersama untuk menjaga harapan serta persatuan.