Jembatan Uma Sawa Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Mengeluh

  • 11 Des 2025 08:21 WIB
  •  Ende

KBRN, Ende: Jembatan Uma Sawa di Desa Jegharangga, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, hingga kini tak kunjung diperbaiki. Kondisi tersebut memicu keluhan warga karena akses utama antarwilayah terputus, terutama saat musim penghujan seperti sekarang.

Seorang pemuda Desa Jegharangga, Plasidus Dendy Petu, mengungkapkan bahwa kerusakan jembatan telah berlangsung lebih dari tiga tahun tanpa adanya perbaikan. Akibatnya, warga Kampung Pemo kerap terisolasi ketika debit air Kali Uma Sawa meningkat.

“Kalau hujan lebat, kami sama sekali tidak bisa lewat. Anak-anak tidak ke sekolah, warga tidak ke gereja, dan aktivitas sehari-hari terhenti,” ujar Dendy, Rabu,(10/12/2025).

Menurutnya, situasi tersebut semakin mengkhawatirkan menjelang perayaan Natal. Umat Kristiani terancam tidak dapat mengikuti misa di Gereja Stasi Hati Kudus Ndetukune apabila hujan turun.

“Menjelang Natal ini kami sangat resah. Akses ini satu-satunya, dan saat hujan, kami hanya bisa pasrah,” katanya.

Selain berdampak pada kegiatan keagamaan dan pendidikan, rusaknya jembatan juga menyulitkan warga mengakses layanan kesehatan serta memasarkan hasil pertanian. Kondisi jalan desa yang berlumpur ketika hujan memperparah keterbatasan mobilitas masyarakat.

Dendy menambahkan, Jembatan Uma Sawa merupakan infrastruktur vital bagi warga Desa Jegharengga yang sebagian besar berprofesi sebagai petani. Ia berharap pemerintah daerah segera merespons keluhan warga dengan melakukan perbaikan jembatan dan akses jalan, agar keselamatan serta aktivitas sosial ekonomi masyarakat dapat kembali normal, khususnya di musim penghujan.

Rekomendasi Berita