Data Seluler hingga Siaran Lokal Dimatikan saat Nyepi, WiFi Tetap Berfungsi

  • 13 Mar 2026 11:57 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar — Akses data seluler dan siaran lembaga penyiaran lokal akan dihentikan selama pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Bali. Namun, layanan internet berbasis WiFi tetap diaktifkan untuk mendukung operasional layanan publik dan objek vital.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfos) Kota Denpasar, Gde Wirakusuma Wahyudi, menjelaskan kebijakan tersebut merupakan bagian dari skema pengendalian akses digital selama pelaksanaan Nyepi agar umat Hindu dapat menjalankan Catur Brata Penyepian dengan lebih khusyuk. “Pemutusan akses hanya berlaku untuk data seluler perorangan dan lembaga penyiaran lokal,” ujar Wirakusuma Wahyudi, Selasa 10 Maret 2026.

Kebijakan ini merujuk pada surat edaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bali yang diketahui oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Ia menegaskan, layanan internet berbasis WiFi yang terhubung melalui jaringan serat optik tetap berfungsi guna menjaga kelancaran operasional layanan penting, seperti rumah sakit, pos keamanan, kepolisian, pemadam kebakaran, serta unit layanan darurat lainnya.

Selain itu, akses WiFi juga tetap dapat dimanfaatkan oleh masyarakat non-Hindu yang memerlukan informasi selama perayaan Nyepi. “Harapannya, khusus bagi umat Hindu, dengan pemutusan data seluler dan penghentian siaran lembaga penyiaran, mereka dapat menjalankan Catur Brata Penyepian dengan lebih khusyuk,” katanya.

Penghentian layanan data seluler serta siaran televisi dan radio lokal tersebut akan berlangsung selama 24 jam, dimulai Kamis, 19 Maret 2026 pukul 06.00 WITA hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 WITA.

Rekomendasi Berita