PLN Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik Nusa Penida

  • 13 Mar 2026 11:41 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Klungkung — PT PLN (Persero) terus mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik di wilayah kepulauan dengan menggelar Mini Expo Electrifying Lifestyle di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Langkah tersebut sebagai upaya memperkenalkan transportasi ramah lingkungan kepada masyarakat dan pelaku pariwisata.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali melalui PLN UP3 Bali Timur pada Rabu 11 Maret 2026 tersebut menjadi bagian dari langkah percepatan transisi energi bersih sekaligus pengenalan gaya hidup berbasis listrik atau electrifying lifestyle. Berbagai kegiatan digelar dalam acara ini, mulai dari edukasi electrifying lifestyle, pameran dan test drive kendaraan listrik, mini talkshow, hingga demonstrasi memasak menggunakan kompor listrik.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Nusa Penida dapat mengenal langsung teknologi kendaraan listrik serta berbagai pemanfaatan energi listrik yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Manager PLN UP3 Bali Timur, Imadya Nareswari, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendorong pemanfaatan energi bersih sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Nusa Penida memiliki potensi besar untuk menjadi contoh pengembangan energi bersih di wilayah kepulauan. Melalui kegiatan ini, PLN ingin mendorong percepatan pemanfaatan kendaraan listrik sekaligus membangun ekosistem electrifying lifestyle bersama pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan Mini Expo Electrifying Lifestyle ini juga mendapat dukungan dari subholding PLN, yakni PT PLN ICON Plus wilayah Bali Nusra serta PT PLN Electricity Services sebagai bagian dari sinergi PLN Group dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Melalui kegiatan ini, PLN berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku industri, komunitas, dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung percepatan pemanfaatan energi bersih dan pengembangan kendaraan listrik di wilayah kepulauan, khususnya di Nusa Penida.

“Langkah ini kami harapkan mampu mendorong terciptanya sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendukung masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan di Bali," harapnya.

Rekomendasi Berita