BMKG: Puncak Musim Kemarau Bali Bulan Agustus 2026
- 13 Mar 2026 05:13 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim kemarau di Provinsi Bali akan terjadi secara bertahap mulai Maret hingga Mei 2026. Kepala Stasiun Klimatologi Bali, Aminudin Al Roniri, Kamis 12 Maret 2026 mengatakan sebagian besar wilayah Bali diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada April 2026.
“Awal musim kemarau 2026 di Bali diprediksi terjadi pada bulan Maret sekitar 10 persen wilayah, April sekitar 55 persen wilayah, dan Mei sekitar 35 persen wilayah,” ujarnya dalam konferensi pers prakiraan musim kemarau.
Wilayah yang diprediksi lebih awal memasuki musim kemarau antara lain Nusa Penida, bagian selatan Gianyar, Klungkung, serta Karangasem. Sementara wilayah lainnya seperti Denpasar, Badung, Tabanan, hingga sebagian besar wilayah Buleleng diperkirakan mulai mengalami musim kemarau pada April.
BMKG juga memprediksi puncak musim kemarau di Bali akan terjadi pada Agustus 2026 di seluruh zona musim. Selain itu, sifat musim kemarau tahun ini diprediksi berada di bawah normal pada sekitar 90 persen wilayah zona musim di Bali.
Dengan kondisi tersebut, BMKG mengimbau pemerintah daerah serta masyarakat untuk mengantisipasi potensi dampak musim kemarau, terutama di wilayah yang rawan kekeringan.