BPS Paparkan Indikator Strategis dan Kerja Sama Statistik

  • 01 Des 2025 23:32 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denp asar: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali menyelenggarakan rilis resmi perkembangan indikator strategis perekonomian dan sosial untuk periode Oktober-November 2025, yang mencakup Indeks Harga Konsumen (IHK), Indeks Nilai Tukar Petani (NTP), kinerja ekspor-impor, pariwisata, serta transportasi.

Rilis yang berlangsung di Ruang Vicon BPS Bali pada satu Desember kemarin, menjadi bagian dari upaya peningkatan transparansi statistik dan penyediaan data berkualitas sebagai dasar perumusan kebijakan publik.

Agenda rilis ini bertepatan dengan momen penguatan diplomasi statistik antara Indonesia dan Australia. Kunjungan Kepala Statistik Australia ke Indonesia dalam pekan yang sama menandai langkah strategis memperluas kolaborasi internasional di bidang statistik, termasuk pelatihan bersama antara pegawai BPS Indonesia dan Australia yang dijadwalkan digelar di Tanjung Benoa pada Selasa (02/12/2025).

Australia Statistician of ABS Dr. David Gruen menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat serta berkomitmen untuk memperpanjang kerja sama dengan Indonesia.

“Hubungan antara BPS Indonesia dan ABS Australia sudah terjalin lama dan sangat kuat, kami menganggap hubungan ini sangat penting serta bekerja keras agar dapat berkontribusi untuk masyarakat,” ujarnya, Senin (01/12/2025).

Sementara Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia, Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan, kerja sama tersebut diorientasikan pada pencapaian standar global dalam tata kelola statistik resmi, terutama dalam menghadapi tantangan peningkatan akurasi data, percepatan digitalisasi proses statistik, serta kebutuhan integrasi data lintas sektoral.

“Bersama dengan ABS memberikan support assistant seperti capacity building untuk BPS Indonesia karena kerja sama kami telah terjalin sejak lama,” ucapnya.

Melalui penyampaian data terkini dan pembangunan jejaring statistik internasional, BPS Bali berharap kualitas layanan data publik dapat terus diperkuat untuk mendukung proses pengambilan keputusan berbasis bukti serta memperluas kepercayaan publik terhadap statistik resmi negara.

Rekomendasi Berita