Bulog Salurkan Beras dan Minyak Goreng untuk Warga Indramayu

  • 12 Mar 2026 03:40 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Indramayu – Perum Bulog Cabang Indramayu kembali menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat rawan pangan untuk alokasi Februari –Maret 2026. Pada periode ini, jumlah penerima bantuan pangan (PBP) di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, tercatat mencapai 314.129 orang.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Indramayu, Sri Wahyuni, mengatakan bantuan yang disalurkan berupa beras dan minyak goreng guna membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

“Setiap penerima mendapatkan beras 20 kilogram. Karena alokasinya untuk dua bulan sekaligus, masyarakat juga menerima minyak goreng total 4 liter,” kata Sri Wahyuni, saat ditemui digudang Bulog Pekandangan, Indramayu, Rabu,11 Maret 2026.

Ia menyampaikan, secara keseluruhan total beras yang disalurkan dalam program bantuan pangan tersebut mencapai 6.282.580 kilogram atau sekitar 6.282 ton. Sementara itu, total minyak goreng yang didistribusikan mencapai 1.256.516 liter.

“Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membantu masyarakat rawan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran,” ujarnya.

Sri Wahyuni menuturkan, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di sejumlah desa. Pada tahap awal, distribusi dilaksanakan di tiga desa dengan total 1.915 penerima bantuan.

“Di Desa Karanganyar terdapat 589 penerima yang menerima 11.780 kilogram beras dan 2.356 liter minyak goreng. Kemudian di Desa Kepandean sebanyak 480 penerima menerima 9.600 kilogram beras dan 1.920 liter minyak goreng, sedangkan di Desa Margadadi terdapat 846 penerima,” katanya menjelaskan.

Dengan demikian, lanjut Sri Wahyuni, total bantuan yang disalurkan pada tahap awal di tiga desa tersebut mencapai 38.300 kilogram beras dan 7.660 liter minyak goreng. Bulog menargetkan proses distribusi dapat selesai sebelum masa cuti bersama.

“Dalam pelaksanaannya kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, serta aparat keamanan agar penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran,”ucapnya.

Sri Wahyuni juga mengungkapkan jumlah penerima bantuan pangan pada periode ini meningkat sekitar 20 persen dibandingkan periode sebelumnya.

“Sebelumnya penerima sekitar 234 ribu, sekarang meningkat menjadi sekitar 314 ribu penerima,” ujarnya.

Sementara itu, pengawasan distribusi bantuan di lapangan juga diperketat oleh Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Indramayu. Anggota Satgas Pangan Kabupaten Indramayu, Yudha, memastikan kualitas bahan pangan yang harus disalurkan telah melalui pengecekan secara menyeluruh.

“Kami sudah melakukan uji tanak dan pengecekan fisik. Alhamdulillah kualitasnya baik, warnanya putih dan butirannya besar. Untuk timbangan juga sesuai, berat bersih 10 kilogram per kantong. Begitu juga minyak goreng yang masing-masing 1 liter,” kata Yudha.

Ia menegaskan Satgas Pangan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Kejaksaan, hingga dinas terkait akan terus melakukan pemantauan selama proses distribusi berlangsung.

“Kami mengingatkan agar tidak ada pihak yang bermain-main dengan distribusi bantuan ini. Jika ditemukan pelanggaran hukum, kami pastikan akan dilakukan penegakan hukum,”ucapnya menegaskan.

Rekomendasi Berita