Dirjen Migas Jamin Pasokan BBM dan Gas Aman jelang Lebaran
- 12 Mar 2026 20:52 WIB
- Cirebon
RRI. CO.ID, Indramayu - Saat meninjau Kilang Refinery Unit VI Balongan di Kabupaten Indramayu, Kamis, 12 Maret 2026, Direktur Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Laode Sulaeman memastikan pasokan energi nasional aman selama Ramadan hingga Lebaran. Ia menegaskan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas dalam kondisi mencukupi.
Laode mengatakan pasokan BBM dan gas dari Kilang Balongan hingga Terminal BBM Plumpang mampu memenuhi kebutuhan wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat menjelang Lebaran hingga arus mudik. Karena itu, masyarakat diminta tidak khawatir maupun panik terhadap ketersediaan BBM dan gas elpiji selama periode Ramadan hingga Lebaran.
Ia menjelaskan berdasarkan laporan Pertamina, kondisi pasokan BBM, gas elpiji, minyak mentah (crude), dan energi lainnya saat ini sangat mencukupi untuk kebutuhan nasional. “Pertamina menyebutkan bahwa kondisi saat ini baik BBM, gas elpiji, crude (minyak mentah), dan lainnya sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan nasional,” ujar Laode saat konferensi pers di halaman Gedung Amanah Kilang RU VI Balongan.
Di hadapan awak media, Dirjen Migas memaparkan hasil peninjauan langsung di Kilang Balongan. Berdasarkan hasil tersebut, persediaan BBM, gas elpiji, dan energi lainnya dipastikan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Laode mengatakan stok BBM nasional saat ini mencukupi untuk kebutuhan sekitar 15 hari ke depan. Dengan kondisi tersebut, masyarakat diminta tidak khawatir ataupun melakukan pembelian secara berlebihan.
Selain memastikan ketersediaan energi, Pertamina juga menyiagakan layanan tambahan selama musim mudik Lebaran. Layanan tersebut antara lain tim motoris dan penambahan posko untuk memperlancar distribusi BBM.
Langkah itu dilakukan guna menjamin kelancaran distribusi BBM kepada masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran. Terutama pada jalur arteri maupun jalur Tol Trans-Jawa yang diprediksi mengalami peningkatan mobilitas kendaraan.
“Pemerintah menjamin ketersediaan stok energi tersebut cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat selama masa mudik dan balik Lebaran tahun ini,” ucapnya. Pemerintah juga terus memantau distribusi energi agar tetap berjalan lancar di berbagai wilayah.
Laode menambahkan tingkat kecanggihan Kilang Balongan memungkinkan produksi bahan bakar berjalan optimal saat permintaan meningkat. Hal ini terutama untuk memenuhi kebutuhan energi di wilayah Jawa bagian barat dan DKI Jakarta.
Ia menyebut Kilang Balongan sebagai salah satu kilang tercanggih di Indonesia. Kilang tersebut memiliki tingkat Nelson Complexity Index (NCI) di atas 11 sehingga mampu menghasilkan berbagai jenis BBM, gas, dan produk lainnya.
“Pemerintah juga menginstruksikan agar Pertamina menambah fasilitas servis di titik-titik strategis yang di hari biasa tidak tersedia untuk memaksimalkan pelayanan,”kata Dirjen Migas mengungkapkan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat layanan energi kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.