Gerakan Pangan Murah di Kesambi Cirebon Bantu Warga Dapat Harga Terjangkau

  • 12 Mar 2026 12:55 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Bola Kesambi Dalam, Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon, Hj. Elmi Masruroh, SP., M.Si mengatakan GPM merupakan program rutin pemerintah daerah untuk mendekatkan akses pangan kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya pengendalian inflasi di daerah.

“Gerakan Pangan Murah ini rutin dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Cirebon melalui dinas kami. Tujuannya untuk mendekatkan akses pangan kepada masyarakat agar bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau dan berkualitas sekaligus membantu pengendalian inflasi,” ujar Elmi Masruroh kepada RRI Kamis, 12 Maret 2026.

Elmi menjelaskan, pelaksanaan GPM biasanya digelar setiap bulan di berbagai kelurahan secara bergantian. Sepanjang tahun 2025 kegiatan ini telah dilaksanakan sebanyak 32 kali dan tahun 2026 ditargetkan tetap berjalan minimal satu kali setiap bulan.

“Untuk tahun ini anggaran memang turun cukup drastis, tetapi kami tetap optimis GPM bisa dilaksanakan minimal satu bulan sekali dengan target sekitar 12 kali kegiatan,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, berbagai komoditas pangan dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar. Sejumlah bahan pokok yang tersedia di antaranya beras, telur, minyak goreng, cabai, bawang merah hingga daging sapi yang dipasok dari berbagai distributor dan daerah penyangga sekitar Cirebon.

Elmi juga mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak dan tidak melakukan penimbunan bahan pangan. Ia memastikan stok pangan untuk Kota Cirebon menjelang Lebaran masih dalam kondisi aman.

“Mangga masyarakat datang berbelanja di GPM ini, tetapi berbelanjalah dengan bijak sesuai kebutuhan dan tidak perlu menimbun. Stok bahan pangan untuk Kota Cirebon hingga Lebaran insyaallah aman,” ujar Elmi.

Salah seorang warga Kecamatan Kesambi, Lilis, mengaku terbantu dengan adanya program GPM karena harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan harga pasar. Menurutnya, selisih harga cukup terasa terutama untuk komoditas telur dan daging sapi.

“Telur biasanya saya beli di pasar sekitar Rp30 ribu per kilogram, di sini Rp27 ribu jadi beda Rp3 ribu. Daging sapi juga biasanya di atas Rp130 ribu, di sini Rp110 ribu,” katanya.

Lilis berharap kegiatan Gerakan Pangan Murah dapat terus dilaksanakan dan menambah jumlah komoditas yang dijual. Dengan begitu, semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaat dari program tersebut. “Mudah-mudahan komoditinya bisa ditambah lagi karena kadang warga masih ada yang tidak kebagian. Soalnya harganya lebih murah jadi banyak yang datang,” ucapnya.

Rekomendasi Berita