Optimis DAU Naik 2027, Bupati SBT Siapkan Hilirisasi Sagu & Penguatan UMKM

  • 03 Mar 2026 11:30 WIB
  •  Bula

RRI.CO.ID, Bula- Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, Fachri Husni Alkatiri menyatakan optimismenya terhadap peningkatan Dana Alokasi Umum (DAU) pada tahun 2027 usai pemerintah daerah melakukan perbaikan data dasar bersama Kementerian Dalam Negeri.

Hal itu disampaikan Fachri saat menghadiri sekaligus membuka Focus Group Discussion (FGD) Laporan Akhir Potensi dan Kekerabatan Sagu di Kabupaten SBT yang berlangsung di Gerai Sagu, Pantai Wailola Bula, Senin malam, 2 Maret 2026.

"Tahun depan insya Allah kita akan mulai. Kita kan berupaya kemarin FGD dengan Kementerian Dalam Negeri, kita sedang lakukan perbaikan data dasar DAU yang jadi acuan pemerintah pusat untuk alokasi DAU ke daerah. Dan itu lebih dari satu dekade tidak dilakukan. Baru kemarin kita lakukan," ujar Fachri kepada wartawan.

Menurutnya, berdasarkan informasi dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, dari lebih 500 pemerintah daerah di Indonesia, Pemerintah Kabupaten SBT menjadi daerah ketiga yang melakukan FGD terkait perbaikan data dasar DAU.

"Insya Allah kita tidak ingin menyebut angka, tapi insya Allah tahun depan kita akan mengalami peningkatan secara signifikan. Itu berarti, kalaupun efisiensi masih terjadi, kira-kira kita sudah punya sumber lain yang bisa mengamankan APBD," jelasnya.

Fachri menegaskan, jika peningkatan fiskal tersebut terealisasi, pemerintah daerah akan memberi perhatian khusus pada pengembangan program hilirisasi sagu.

Ia mengaku sejak awal mendorong agar SBT masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui pengembangan hilirisasi sagu dan diakomodasi dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP). Namun, Ia menyadari kondisi keuangan nasional saat ini belum sepenuhnya stabil.

"Memang situasi keuangan Indonesia hari ini tidak sedang baik-baik saja. Saya tidak mengatakan bahwa harapan itu hilang, tapi sambil menunggu, kita tidak boleh diam. Kita tetap harus menghidupkan UMKM," tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Pemkab SBT berencana menyiapkan bantuan bagi pelaku UMKM yang mengelola sagu dalam skala kecil mulai tahun depan. Selain itu, pembangunan jalan tani juga akan kembali digencarkan untuk mendukung akses produksi.

Fachri menyebut, pihaknya telah memperoleh data dari Ketua Masyarakat Sagu Indonesia (MASI), Prof. MH Bintoro yang juga Guru Besar Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) terkait wilayah-wilayah potensial hutan sagu di SBT.

"Nah, kita akan coba mulai melakukan penataan bertahap. Kita juga tahun ini dibantu dari pemerintah pusat untuk penataan. Untuk penataan hutan sagu tahun ini ada bantuan pemerintah pusat bantu kita 500 hektare juga," ungkapnya.

Ia berharap, upaya bertahap tersebut dapat membuahkan hasil nyata di masa mendatang.

"Jadi, pelan-pelanlah, mudah-mudahan suatu saat yang dianggap mustahil, yang sempat dianggap mimpi atau cemohan, bisa membanggakan kita," pungkas Fachri.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita