BPS Gelar Forum Konsultasi Publik Tingkatkan Layanan Data

  • 11 Feb 2026 13:46 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel—Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Boven Digoel menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Standar Pelayanan Tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan standar pelayanan yang telah berjalan, sekaligus menghimpun masukan dari para pemangku kepentingan agar kualitas pelayanan di tahun 2026 semakin baik dan responsif terhadap kebutuhan pengguna data.

Forum konsultasi publik tersebut berlangsung di ruang rapat BPS Kabupaten Boven Digoel dan dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta perwakilan instansi vertikal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel. Kehadiran para pemangku kepentingan ini diharapkan dapat memberikan perspektif yang komprehensif terkait pelayanan statistik yang selama ini diberikan BPS.

Statistisi Ahli Madya BPS Kabupaten Boven Digoel, Due Shiombing, menjelaskan bahwa forum konsultasi publik merupakan bagian penting dari upaya peningkatan mutu pelayanan. Melalui forum ini, BPS dapat mengetahui secara langsung penilaian, harapan, serta kendala yang dihadapi pengguna data dalam mengakses layanan statistik.

“Evaluasi standar pelayanan ini sangat penting untuk mengetahui bagaimana alur pelayanan bagi pengguna data, mulai dari permohonan hingga pemanfaatan data. Dari masukan tersebut, kami bisa mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu diperbaiki agar pelayanan ke depan semakin efektif, transparan, dan memuaskan bagi konsumen data,” ujar Due,Rabu 11 Februari 2026

Terkait hal itu kata Due, BPS Kabupaten Boven Digoel berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi informasi, sehingga pelayanan data statistik dapat diakses dengan lebih mudah, cepat, dan akurat oleh masyarakat maupun pemerintah daerah.

Selain membahas standar pelayanan, dalam kesempatan tersebut BPS juga menyampaikan rencana pelaksanaan Sensus Ekonomi yang akan dilaksanakan pada Mei hingga Juli 2026. Sehubungan dengan itu, BPS meminta dukungan penuh dari seluruh unit usaha yang ada di Kabupaten Boven Digoel agar dapat memberikan data yang benar dan akurat.

“Partisipasi aktif pelaku usaha sangat dibutuhkan karena data sensus ekonomi akan menjadi dasar penting dalam perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan ekonomi daerah,” kata Due.

Melalui forum konsultasi publik ini, BPS berharap terjalin sinergi yang lebih kuat antara BPS, pemerintah daerah, dan para pengguna data, sehingga data statistik yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan bermanfaat bagi pembangunan Kabupaten Boven Digoel ke depan.

Rekomendasi Berita