BMKG: Episenter Gempa Bumi Magnitudo 4.2 Berada di Wilayah Kota Sukabumi

  • 15 Mar 2026 02:45 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Sukabumi - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4.2 mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu dini hari pukul 00.36 WIB. Gempa tersebut dirasakan sebagian besar masyarakat khususnya wilayah Sukabumi dan Bogor.

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa episenter gempa berlokasi di wilayah Kota Sukabumi. Jenis gempa tersebut merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif.

“Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=4,1. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 6.97 LS dan 106.98 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 8 km Tenggara Kota Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 5 km. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” jelas Kepala BMKG Wilayah II Tangerang, Dr. Hartanto, melalui keterangan resminya pada laman media sosial @bmkgbandung, Minggu 15 Maret 2026.

Berdasarkan estimasi peta guncangan (Shakemap) dan laporan masyarakat, gempa bumi ini menimbulkan guncangan di wilayah Nyalindung dengan Skala Intensitas IV MMI (Getaran dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi), Sukabumi, Kabandungan, Tugubandung, Cipeuteuy Cihamerang Mekarjaya Cianaga dengan Skala Intensitas III-IV MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).

Sementara di wilayah lain seperti Cianjur kota, Cipanas, Kalapanunggal skala intensitas getaran masuk pada II-III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang - Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu), Palabuhan Ratu, Cimahi, Lembang, KBB, Bogor dengan Skala Intensitas Il MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Rekomendasi Berita