Tanggul Jebol Warga Tugu Selatan Cisarua Kebanjiran

  • 16 Feb 2026 08:34 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID,Bogor - Sebuah tanggul atau turap penahan tebingan di kawasan pemukiman padat penduduk di Kampung Bina Taruna RT 1 RW 2 Desa Tugu Selatan Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor jebol, Sabtu 14 Februari 2026. Akibatnya luapan air menggenangi pemukiman warga dan tiga rumah dengan sembilan Kepala keluarga rusak tertimpa jebolnya tanggul tersebut.

Peristiwa terjadi pada Sabtu 14 februari malam mengakibatkan air menggenangi rumah warga di tengah guyuran hujan yang terjadi saat itu. Sekretaris Desa Tugu Selatan Yadi Mulyadi memastikan penanganan awal dari destana dan realwan siaga bencana kecamatan sudah di lakukan.

" Dari Destana dan Kecamatan sudah turun tangan dan warganya jugabsudah dievakuasi," ujar Yadi, Minggu 15 Februari 2026.

Sementara itu warga lain yang menjadi korban, Ibu Dedeh mengatakan. Kampung Bina Taruna posisinya bertebing. Kondisi kampung yang didiami warga posisinya dataran yang lebih rendah dari permukaan aliran mata air yang mengalir.

Kejadian jebolnya tanggul dan pembatas aliran air itupun sudah tiga kalinya di alami warga. Kepala Desa Tugu Selatan, Eko Widiana mengatakan, bahwa jebolnya tanggul dipicu karena hujan deras yang melanda wilayah itu pada sore kemarin. “Padahal dari DPUPR Kabupaten Bogor pernah survei, tapi belum juga ada pengerjaan,” kaa Kades Eko.

Beberapa warga mengatakan ada penataan drainase yang buruk di bagian atas pemukiman mereka, terutama Kawasan Rest Area Gunung Mas. Warga melalui Desa Tangguh Bencana (Destana) sebenarnya sudah membuat bak kotrol untuk menampung dan mengantisipasi terjadi genangan air jika saluran drainase tidak sanggup lagi menampung luapan hujan deras.

Kawasan Cisarua dahulunya adalah areal perkebunan. Infrastruktur bekas irigasi dan aliran air banyak ditemui dan direkayasa ulang alirannya, untuk kebutuhan rumah tinggal seiring bertambahnya populasi di Kawasan itu.

Rekomendasi Berita