Kementan Salurkan 6.5 Benih Padi Di Pulau Enggano

  • 31 Okt 2025 07:08 WIB
  •  Bengkulu

KBRN Bengkulu :Pogram cetak sawah baru di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, kini mulai menunjukkan progres nyata. Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Kementerian Pertanian telah menyalurkan 6,5 ton benih padi unggul kepada kelompok tani di pulau terluar tersebut.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Bengkulu Utara, Abdul Hadi Bantuan benih ini disalurkan kepada dua desa utama penerima program, yakni Desa Malakoni dan Desa Kahyapu di Kecamatan Enggano. Dimana penyaluran benih padi ini dilakukan langsung oleh Kementrian pertanian untuk mempercepat proses tanam di lahan yang telah dibuka sejak awal tahun ini.

“Bantuan benih padi sebanyak 6,5 ton ini disalurkan untuk mrndukung percepatan masa tanam, khusunya di Desa Malakoni yang sudah menyelesaikan pembukaan lahan seluas 48 haktare,”ungkapnya

Abdul Hadi menyebut proses persiapan lahan di Desa Malakoni kini sudah 100%. Sebagian petani bahkan sudah mulai melakukan penanaman lebih awal agar siklus produksi bisa berjalan sesuai target. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk kesiapan masyarakat dalam memanfaatkan lahan baru untuk meningkatkan hasil pertanian di pulau terluar tersebut.

Sementara itu, di Desa Kahyapu yang juga menjadi lokasi utama program cetak sawah baru, dari total target seluas 203 hektare, kini sudah terbuka sekitar 70 hektare lahan baru. Meski menghadapi sejumlah kendala teknis, seperti medan yang berat dan akses transportasi yang terbatas, pelaksanaan program ini tetap berjalan dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat setempat.

“Cetak sawah di Enggano ini seluas 868 hektare itu tersebar di di Desa Banjar sari 617, Desa Malakoni 48 hektare dan Desa Kahyapu 203 hektare. Untuk Desa Malakoni dan Kahyapu memang sudah jalan, tapi untuk Desa Banjarsari yang memang masih belum berjalan dan akan diusulkan ulang pada tahun depan, karena alami kendala yakni sulitnya akses untuk masuk alat berat,” jelasnya

Dengan adanya lahan sawah baru dan dukungan benih berkualitas dari Kementan, Abdul Hadi berharap, petani Enggano dapat meningkatkan kapasitas produksi serta mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan teknis, mulai dari tahap pembukaan lahan, penanaman, hingga panen.

Selain itu, pihakya juga memastikan akan melakukan pemantauan rutin terhadap perkembangan program ini. Termasuk dukungan sarana pertanian seperti pupuk, alat mesin pertanian, serta pelatihan bagi petani lokal agar kegiatan tanam berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Program cetak sawah baru ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kemandirian pangan masyarakat di Pulau Terluar Enggano,”pungkasnya

Rekomendasi Berita