Pertamina Wujudkan Keadilan Energi di Terpencil Bengkulu

  • 22 Okt 2025 14:41 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terus memperkuat komitmennya menghadirkan keadilan energi melalui Program BBM Satu Harga di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

Di Provinsi Bengkulu, Pertamina telah mengoperasikan lima titik Stasiun BBM Satu Harga (SBBU) yang tersebar di beberapa daerah, termasuk Pulau Enggano dan Ulu Manna, Bengkulu Selatan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menjelaskan bahwa penyaluran BBM ke Pulau Enggano dilakukan melalui jalur laut dari Terminal BBM Pulau Baai Bengkulu. Distribusi ke wilayah ini dilakukan sekali setiap bulan dengan rata-rata volume 64 kiloliter per pengiriman.

Sementara itu, untuk wilayah Ulu Manna, distribusi BBM dilakukan melalui jalur darat menggunakan mobil tangki dari Terminal BBM Pulau Baai dengan jarak tempuh sekitar 265 kilometer. Pengiriman ke wilayah ini dilakukan empat kali sebulan, menyesuaikan kebutuhan masyarakat, dengan rata-rata volume 16 kiloliter per pengiriman.

Jenis BBM yang disalurkan meliputi Pertalite dan Solar subsidi dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah, yakni Pertalite Rp10.000 per liter dan Solar Rp6.800 per liter.

Foto : Armada pengangkut BBM ke Pulau Enggano ketika berada di dalam kapal.

“Dengan program BBM Satu Harga, masyarakat di Enggano dan Ulu Manna kini dapat menikmati harga bahan bakar yang sama dengan daerah lainnya. Ini adalah wujud nyata kehadiran negara dalam mewujudkan keadilan energi,” ujar Rusminto pada Rabu, (22/10/2025).

Pertamina memastikan distribusi BBM di wilayah terpencil tersebut tetap berjalan lancar meski dihadapkan pada tantangan medan dan kondisi cuaca yang ekstrem.

“Upaya ini menjadi bukti nyata komitmen Pertamina dalam mendukung pemerataan energi di seluruh pelosok negeri,” demikian tutup Rusminto.

Rekomendasi Berita