BBPOM Serang Imbau Warga Cek Hampers Pangan Jelang Lebaran
- 11 Mar 2026 14:42 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Serang mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli parsel atau hampers pangan. Imbauan ini terutama ditujukan bagi masyarakat yang membeli produk melalui marketplace atau toko daring. Menjelang Hari Raya Idulfitri, permintaan masyarakat terhadap produk pangan biasanya meningkat. Kondisi ini dinilai perlu diwaspadai agar konsumen tetap mendapatkan produk yang aman.
Kepala BBPOM Serang, Fauzi Ferdiansyah mengatakan, masyarakat harus berhati-hati dalam memilih produk hampers. Menurutnya, pembelian secara daring membuat konsumen tidak dapat memeriksa langsung kondisi produk. Hal ini berbeda dengan pembelian parsel yang dijual langsung di toko. Karena itu, konsumen diminta lebih cermat sebelum membeli.
Fauzi menjelaskan, parsel yang dijual di toko masih memungkinkan untuk diperiksa langsung oleh pembeli. Konsumen dapat melihat kondisi kemasan serta informasi produk pada label. Selain itu, masa kedaluwarsa juga bisa dicek sebelum produk dibeli. Cara ini dinilai lebih aman bagi konsumen.
BBPOM Serang juga akan melakukan pengawasan terhadap parsel yang dijual di sejumlah toko. Pengawasan dilakukan secara acak di berbagai titik penjualan di wilayah Banten. Petugas akan membuka parsel untuk memastikan isi produk yang terdapat di dalamnya. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan rutin.
“Kalau parsel yang dijual di toko masih bisa kita cek langsung kemasan, label, izin edar, dan masa kedaluwarsanya. Tapi kalau hampers yang dibeli secara online, masyarakat harus lebih teliti dan bisa menanyakan informasi produk kepada penjual melalui marketplace,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengawasan terhadap parsel di toko biasanya dilakukan dengan membuka kemasan untuk memastikan isi produk. Hal ini karena umumnya isi parsel yang dijual di toko memiliki jenis produk yang sama. Dengan cara tersebut, petugas dapat memeriksa kelengkapan informasi pada setiap produk. Termasuk memastikan adanya izin edar resmi.
Selain pengawasan di lapangan, masyarakat juga diingatkan untuk menerapkan prinsip Cek KLIK sebelum mengonsumsi pangan olahan. Prinsip tersebut meliputi cek kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan keamanan produk yang beredar di masyarakat. Terutama saat permintaan pangan meningkat menjelang Lebaran.
Menurut Fauzi, masyarakat harus menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih produk pangan. Produk yang dibeli harus dipastikan memiliki informasi yang jelas pada labelnya. Kemasan juga harus dalam kondisi baik dan tidak rusak. Hal ini penting untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan.
Selain itu, masyarakat juga disarankan memilih produk dengan masa kedaluwarsa yang masih cukup panjang. Hal ini karena hampers atau parsel sering kali tidak langsung dikonsumsi. Produk biasanya disimpan terlebih dahulu sebelum dibuka. Karena itu, masa simpan perlu diperhatikan dengan baik.
BBPOM Serang juga membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang menemukan produk mencurigakan. Laporan dapat disampaikan melalui kanal resmi atau media sosial BBPOM Serang. Masyarakat juga dapat mencari informasi kontak lembaga tersebut melalui internet. Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk mendukung pengawasan peredaran produk pangan.