Jumlah Pendonor Darah di Kabupaten Serang Turun saat Ramadan

  • 07 Mar 2026 09:42 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Serang mencatat terjadinya penurunan jumlah pendonor darah selama bulan Ramadan. Penurunan tersebut bahkan dapat mencapai sekitar 60 persen dibandingkan dengan jumlah pendonor pada hari-hari biasa di luar bulan puasa.

Teknisi Pelayanan Darah PMI Kabupaten Serang, Verawati, mengatakan bahwa kondisi tersebut hampir selalu terjadi setiap tahun saat Ramadan. Berkurangnya kegiatan donor darah rutin menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan menurunnya jumlah pendonor.

Menurutnya, kegiatan donor darah yang biasanya digelar secara rutin di berbagai perusahaan maupun pabrik sementara waktu dihentikan selama bulan puasa. Banyak perusahaan memilih menunda kegiatan tersebut hingga setelah perayaan Idulfitri.

“Selama Ramadan memang ada penurunan pendonor. Biasanya kegiatan rutin di pabrik-pabrik dihentikan sementara dan baru dilaksanakan lagi setelah Lebaran. Penurunannya bisa sampai sekitar 60 persen,” katanya, Jumat, 6 Maret 2026.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, PMI Kabupaten Serang telah menyiapkan sejumlah strategi agar ketersediaan darah tetap terjaga. Salah satunya dengan memperbanyak kegiatan donor darah beberapa minggu sebelum Ramadan guna menambah cadangan stok darah.

Selain itu, PMI juga tetap menggelar kegiatan donor darah di sejumlah lokasi yang memungkinkan dilakukan selama Ramadan. Beberapa di antaranya seperti di kawasan perumahan, gereja, serta vihara yang dinilai masih memungkinkan untuk pelaksanaan kegiatan donor.

Kegiatan donor darah di lingkungan perumahan bahkan kerap dilaksanakan pada malam hari. Hal ini dilakukan agar masyarakat yang menjalankan ibadah puasa tetap dapat berpartisipasi mendonorkan darahnya setelah berbuka puasa, sehingga kebutuhan darah bagi masyarakat tetap dapat terpenuhi selama Ramadan.

Rekomendasi Berita