Dindik Kota Serang Siap Tindak Sekolah Abai Kebersihan

  • 10 Nov 2025 11:10 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Dinas Pendidikan Kota Serang memperketat pengawasan terhadap sekolah-sekolah yang telah disidak. Kadindik Kota Serang, Ahmad Nuri menegaskan pihaknya tidak akan segan melakukan evaluasi bagi kepala sekolah yang abai menjaga kebersihan dan mutu lingkungan belajar.

“Ini peringatan untuk seluruh kepala sekolah yang pernah kami sidak. Jangan merasa aman, karena pengawasan tidak berhenti sekali. Sekolah yang sudah kami kunjungi justru akan terus dipantau, apakah benar mereka konsisten menjaga kebersihan, keindahan, dan inovasi pendidikan,” ucap Ahmad Nuri, Senin (10/11/2025).

Ia menjelaskan, pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan setiap sekolah benar-benar menerapkan budaya bersih dan peduli lingkungan, sejalan dengan visi Kota Serang Cerdas, Berbudi, dan Peduli. Ahmad Nuri menilai sebagian sekolah masih hanya berbenah saat ada kunjungan, tanpa menjaga kebersihan secara berkelanjutan.

“Saya masih menemukan sampah berserakan di sekitar sekolah setelah hujan. Kondisi seperti itu tidak bisa dibiarkan. Kepala sekolah yang hanya peduli saat ada sidak akan kami evaluasi. Ini bukan urusan simbolik, tapi komitmen,” katanya.

Ahmad Nuri mencontohkan SDN Sempu 1 sebagai salah satu sekolah yang telah berupaya menjalankan gerakan Sekolah untuk Masyarakat. Dalam program tersebut, guru dan murid dilibatkan langsung membersihkan lingkungan sekolah hingga ke permukiman sekitar. Langkah itu menjadi bukti nyata bahwa sekolah memiliki tanggung jawab sosial terhadap kebersihan lingkungannya.

“Sekolah itu bukan hanya milik guru dan siswa, tapi juga masyarakat. Di SDN Sempu 1, mereka sudah turun ke kampung sekitar untuk mengajak warga menjaga kebersihan. Ini bentuk peran aktif sekolah yang kami harapkan tumbuh di semua satuan pendidikan,” ucapnya.

Ke depan, Dinas Pendidikan akan memperluas gerakan serupa di 220 sekolah negeri dan swasta di Kota Serang. Melalui program Sekolah untuk Masyarakat, setiap lembaga pendidikan diharapkan tidak hanya mencetak siswa berprestasi, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial dan lingkungan.

“Kalau anak terbiasa peduli pada kebersihan sejak di sekolah, maka di masyarakat pun mereka akan jadi teladan. Karakter itu yang ingin kami tanamkan,” kata Ahmad Nuri.

Rekomendasi Berita