Lemhannas RI Kaji Potensi Ikan Purba di Bukit Si Nyonya
- 10 Mar 2026 14:43 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Rombongan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia melakukan kunjungan lapangan ke kawasan wisata Bukit Si Nyonya, Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang pada selasa 10 Maret 2026. Kunjungan ini bertujuan memetakan potensi lokal serta tantangan pembangunan daerah guna merumuskan rekomendasi strategis penguatan ketahanan nasional berbasis wilayah.
Ketua Tim SSDN P4 Lemhannas RI, Kombes Pol Muhammad Ali Hadinur, menyatakan kegiatan ini merupakan sarana bagi para peserta untuk melihat langsung kondisi geografis dan sosial masyarakat. Menurutnya, hasil tinjauan lapangan tersebut akan menjadi bahan kajian penting dalam menyusun strategi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
"Potensi masyarakat ini harus kita kolaborasi, kalau bisa kita kampanyekan melalui digital. Khususnya budidaya ikan Mas Si Nyonya dalam rangka ketahanan pangan," ujarnya, 10 Maret 2026.
Ia menjelaskan fokus utama dalam peninjauan ini tertuju pada potensi budidaya ikan purbakala jenis Mas Si Nyonya yang dikembangkan oleh masyarakat setempat. Ali Hadinur menilai keberadaan ikan khas Pandeglang tersebut merupakan aset luar biasa yang dapat dikolaborasikan dengan teknologi digital guna mendukung program ketahanan pangan nasional.
Sementara Pengelola Bukit Si Nyonya sekaligus Kepala Desa Bandung, Wahyu Kusnadiharja menyambut positif kehadiran para peserta SSDN Lemhannas di kawasan wisata alam yang tengah berkembang tersebut. Ia berharap masukan strategis dari lembaga ketahanan negara ini dapat membantu percepatan pengembangan sektor pariwisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
Pihak pengelola mengakui bahwa dukungan berupa kajian strategis sangat diperlukan agar destinasi yang dikenal dengan panorama perbukitan asri ini bisa menjadi wisata unggulan di Pandeglang. Wahyu mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan potensi wisata alam dan budidaya lokal yang ada di wilayahnya.
"Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami. Semoga dengan kedatangan para peserta SSDN ini, Bukit Si Nyonya bisa semakin berkembang lagi kedepannya," kata Wahyu.
Kunjungan strategis ini diharapkannya mampu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pengelola akar rumput dalam mendorong pembangunan yang inklusif. Melalui pengembangan potensi ikan purba dan wisata alam, Wahyu berharap Kabupaten Pandeglang khususnya Desa Bandung bisa dapat memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan ekonomi nasional berbasis kearifan lokal.