Terminal Mandala Tambah Trayek Mudik Tujuan Cirebon Kuningan

  • 08 Mar 2026 04:54 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Pengelola Terminal Bus Mandala Kabupaten Lebak, Banten menambah satu trayek bus antarkota antarprovinsi (AKAP) untuk melayani arus mudik Lebaran 2026. Trayek baru tersebut melayani rute menuju Cirebon dan Kuningan di Jawa Barat guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa angkutan Lebaran.

Kepala Terminal Bus Mandala Kabupaten Lebak, Muhsin, mengatakan penambahan trayek dilakukan untuk memaksimalkan pelayanan transportasi bagi masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman. “Penambahan trayek tersebut tentu untuk memaksimalkan pelayanan bagi masyarakat yang hendak mudik Lebaran ke kampung halaman,” kata Muksin, Sabtu, 7 Maret 2026.

Ia menjelaskan, trayek baru tersebut dioperasikan oleh perusahaan otobus baru, yakni , yang akan melayani rute menuju wilayah Cirebon dan Kuningan. Kehadiran perusahaan otobus tersebut diharapkan dapat membantu mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang pada periode mudik Lebaran tahun ini.

“Kita memiliki trayek AKAP sebanyak delapan trayek, termasuk penambahan satu perusahaan baru untuk jalur Cirebon-Kuningan,” ujarnya.

Secara keseluruhan, Terminal Mandala menyiapkan sebanyak 61 unit bus AKAP yang melayani delapan trayek dari lima perusahaan otobus.

Bus AKAP tersebut melayani sejumlah rute tujuan, di antaranya Rangkasbitung menuju Bogor, Kalideres, Tanjung Priok, Bekasi, Bandung, Garut, Cirebon hingga Kuningan.

Terminal juga menyiapkan armada untuk angkutan kota dalam provinsi (AKDP) serta angkutan pedesaan guna mendukung mobilitas masyarakat selama periode mudik.

Tercatat sebanyak 12 unit kendaraan AKDP melayani rute dalam wilayah Provinsi Banten, seperti Rangkasbitung menuju Tangerang, Serang, Merak, Bayah, Wanasalam hingga Labuan.

Sementara itu, sebanyak 25 unit angkutan desa disiagakan untuk melayani perjalanan masyarakat di 28 kecamatan yang ada di Kabupaten Lebak. "Kami memprediksi puncak penumpang arus mudik di sini pada H-2 sekitar 2.500 hingga 3.500 orang,” kata Muksin.

Pihak terminal juga berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran 2026.“Kita melibatkan semua instansi untuk memberikan pelayanan mudik agar mereka aman, nyaman, lancar dan selamat sampai tujuan,” ujarnya.

Seorang pengemudi bus Alatas mengatakan, hingga saat ini arus penumpang masih terlihat sepi. “Kami membawa penumpang dari Bekasi menuju Rangkasbitung tampak sepi dan belum terlihat lonjakan pemudik,” kata Alatas yang melayani trayek Rangkasbitung–Bekasi.

Rekomendasi Berita