Menteri Kebudayaan Hadiri Peringatan Hari Musik Nasional Banten
- 10 Mar 2026 10:14 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Peringatan Hari Musik Nasional tahun 2026 digelar di Gedung Negara Provinsi Banten, Senin 9 Maret 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Provinsi Banten. Acara tersebut mengusung tema “Lantunan Musik dan Lagu sebagai Doa dari Banten untuk Keselamatan Indonesia, Nada Nusantara Resonansi Dunia”. Sejumlah musisi, seniman, dan pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Acara ini juga dihadiri Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon. Selain itu hadir pula Gubernur Banten bersama jajaran pengurus PAPPRI. Peringatan Hari Musik Nasional tahun ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Karena itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama.
Fadli Zon mengatakan musik merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Menurutnya, musik tidak hanya menjadi hiburan tetapi juga sarana ekspresi budaya. Ia menilai peringatan Hari Musik Nasional menjadi momentum penting bagi perkembangan musik di Indonesia. Melalui peringatan ini diharapkan para musisi semakin aktif berkarya.
Fadli Zon menjelaskan peringatan Hari Musik Nasional diinisiasi oleh PAPPRI sejak tahun 2013. Sejak saat itu, peringatan tersebut terus dilaksanakan setiap tahun. Momentum ini menjadi bentuk penghargaan terhadap perjalanan musik nasional. Selain itu juga menjadi ruang apresiasi bagi para pelaku seni musik.
Ia menambahkan tanggal 9 Maret dipilih sebagai Hari Musik Nasional. Tanggal tersebut bertepatan dengan hari lahir Wage Rudolf Supratman. Tokoh tersebut dikenal sebagai pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya. Oleh karena itu, tanggal tersebut memiliki makna penting bagi sejarah musik Indonesia.
Fadli Zon berharap keberadaan Kementerian Kebudayaan dapat terus mendorong perkembangan musik Indonesia. Dukungan tersebut mencakup berbagai jenis musik yang ada di Tanah Air. Mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer. Dengan begitu, ekosistem musik nasional diharapkan semakin berkembang.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan para pelaku seni sangat diperlukan. Pemerintah pusat hingga daerah diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap perkembangan musik. Selain itu komunitas musik dan sanggar seni juga memiliki peran penting. Kerja sama tersebut diyakini dapat memperkuat ekosistem musik nasional.
Menurutnya, musik Indonesia memiliki potensi besar untuk dikenal di tingkat internasional. Banyak musisi Indonesia yang telah tampil di berbagai panggung dunia. Hal tersebut menunjukkan kualitas musik Indonesia semakin diperhitungkan. Ia berharap pencapaian tersebut terus berkembang di masa depan.
Fadli Zon juga menyoroti kekayaan musik tradisional Indonesia yang sangat beragam. Indonesia memiliki lebih dari seribu kelompok etnis dengan ciri khas musik masing-masing. Selain itu terdapat ratusan alat musik tradisional yang menjadi bagian dari warisan budaya. Kekayaan tersebut menjadi potensi besar bagi perkembangan musik nasional.
Pemerintah, lanjutnya, akan terus memfasilitasi pengembangan musik tradisional di Indonesia. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program pembinaan dan penguatan ekosistem musik. Generasi muda diharapkan dapat ikut melestarikan musik tradisi sekaligus mengembangkan karya baru. Dengan demikian musik Indonesia dapat terus hidup dan berkembang di masa depan.