Sekjen PBB Serukan Teladani Ajaran Gandhi untuk Perdamaian

  • 02 Okt 2025 06:56 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Peringatan Hari Anti-Kekerasan Internasional menjadi momentum untuk kembali meneguhkan komitmen dunia terhadap perdamaian dan penolakan segala bentuk kekerasan.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, menyerukan pentingnya meneladani ajaran Mahatma Gandhi pada peringatan Hari Anti-Kekerasan Internasional, Kamis (2/10/2025). 

Peringatan ini diperingati setiap 2 Oktober, bertepatan dengan hari lahir Gandhi, sebagai bentuk penghormatan atas perjuangannya dalam menegakkan perdamaian dan menolak kekerasan.

“Pada Hari Anti-Kekerasan Internasional ini, kita menghormati kehidupan dan warisan Mahatma Gandhi, serta komitmennya yang teguh terhadap perdamaian, kebenaran, dan martabat bagi semua orang,” ujar Guterres.

Dalam pidatonya yang dikutip dari laman resmi PBB, Guterres menegaskan bahwa Gandhi bukan hanya berbicara soal prinsip, melainkan menjalaninya dalam keseharian. Menurutnya, pesan Gandhi semakin relevan di tengah meningkatnya ketegangan global saat ini.

“Gandhi tidak hanya menyuarakan cita-cita ini, beliau benar-benar menjalankannya dalam kehidupan. Dan di masa meningkatnya ketegangan dan perpecahan yang mendalam ini, pesannya menjadi semakin penting dan mendesak,” ucap Guterres.

Ia menyoroti berbagai konflik yang membuat masyarakat sipil menjadi korban utama. Pelanggaran hukum internasional dan pengabaian hak asasi manusia disebutnya telah melemahkan fondasi perdamaian dunia.

“Kita menyaksikan lunturnya rasa kemanusiaan kita bersama. Kekerasan menggantikan dialog. Warga sipil menanggung beban terberat dari konflik. Hukum internasional dilanggar. Hak Asasi Manusia diabaikan. Dan dasar-dasar perdamaian kini berada di bawah tekanan,” ujar Guterres.

Guterres menekankan bahwa anti-kekerasan bukan tanda kelemahan, melainkan kekuatan sejati untuk melawan ketidakadilan. Ia mengajak seluruh dunia untuk bersatu membangun perdamaian tanpa kebencian dan penindasan.

“Di masa-masa yang berbahaya dan terpecah ini, marilah kita menemukan kekuatan untuk mengikuti jejaknya, mengakhiri penderitaan, memajukan diplomasi, mengatasi perpecahan, dan menciptakan dunia yang adil, berkelanjutan, dan damai untuk semua,” ucap Guterres.

Referensi: Hari Anti-Kekerasan Internasional 2025 - Pesan Sekretaris Jenderal, António Guterres

Rekomendasi Berita