Pemprov Jabar Gelar Operasi Pasar Bersubsidi Serentak di 27 Daerah
- 14 Mar 2026 20:31 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI) secara serentak di 27 kabupaten dan kota sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Nining Yuliastiani, menjelaskan bahwa operasi pasar tersebut merupakan salah satu instrumen pemerintah untuk menstabilkan harga komoditas pangan yang cenderung mengalami kenaikan menjelang hari raya.
Dalam program tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyalurkan sebanyak 94.391 paket bahan pokok kepada masyarakat di berbagai wilayah. Distribusi paket bersubsidi itu dilaksanakan selama periode 10 hingga 14 Maret 2026.
“Program OPADI menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat daya beli masyarakat,” ujar Nining dalam keterangannya, Kamis 13 Maret 2026.
Selain operasi pasar bersubsidi, pemerintah provinsi juga menjalankan sejumlah program stabilisasi harga lainnya, seperti Gerakan Pangan Murah serta pasar murah yang digelar di berbagai daerah.
Program ini secara khusus menyasar kelompok masyarakat yang paling terdampak kenaikan harga kebutuhan pokok, terutama warga dalam kategori desil dua dan tiga.
“Penentuan jumlah paket yang dialokasikan ke setiap daerah dilakukan berdasarkan beberapa indikator, di antaranya tingkat inflasi wilayah, jumlah penduduk yang membutuhkan, serta tren kenaikan harga komoditas pangan,” katanya.
Melalui berbagai langkah intervensi tersebut, pemerintah berharap stabilitas harga bahan pokok dapat terjaga sehingga masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari menjelang Idulfitri.
Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam menjaga ketahanan pangan serta memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran.