Seorang Perempuan di Cianjur Diusir Suaminya, Ini Dugaan Penyebabnya

  • 13 Mar 2026 14:28 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cianjur- Siti Aisah (26), seorang perempuan asal Desa Mekarsari Kecamatan Agrabinta mengalami pengusiran suaminya AKR (40) yang berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan bertugas di salah satu SD Negeri di Cianjur selatan. Aksi pengusiran itupun sempat direkam langsung oleh Siti Aisah.

Dalam video tersebut, tampak beberapa pakaian Siti Aisah dikemas menggunakan kantong plastik. Sementara itu sang suami tampak acuh berjalan sembari mengendong anaknya.

Dia mengatakan, sebelum kejadian tersebut suaminya kepergok mengirim pesan dan diduga berselingkuh dengan perempuan lain sehingga terjadi cekcok.

Buntut pertengkaran itu, Siti didiamkan suaminya hingga memutuskan pulang ke orangtuanya. Namun saat kembali ke rumah pakaiannya sudah dimasukan kantong plastik dan diminta untuk pergi.

"Awalnya suami saya kepergok chattingan dengan perempuan, disitu saya memutuskan pulang ke rumah ua, saya didiamkan selama satu bulan. Saat kembali ke rumah baju sudah dikantongi seperti yang didalam video," kata Siti, Jumat 13 Maret 2026.

Ia menambahkan, aksi pengusiran itu pun diduga dipicu terkait bisnis bersama dengan suaminya yang saat ini tiba-tiba diambil alih oleh suamianya.

"Saya itu kan mengelola bisnis sebagai distributor perusahaan provider, hanya nama ownernya suami saya, tiba-tiba uang keuntungan diambil semua dan secara pengelolaan diteruskannya," ujarnya.

Atas perlakuan yang dialaminya, Siti telah melaporkan AKR ke intansi terkait, agar ada tindaklanjut terkait atas perlakuan suami. Pihak nya sudah melaporkan suami ke BKPSDM.

Kini Siti pun saat ini tengah mengurus proses percerain dengan suaminya dan akan memperjuangkan hak asuk anak dan harta gono gini. "Saya minta hak gono gini, hak saya dan anak saya, karena selama tiga tahun menikah beli rumah dan usaha juga tidak seperti ibu rumah tangga lain," pungkasnya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita