Pemkot Tasikmalaya Siapkan Strategi Menekan Inflasi Menjelang Idul Fitri

  • 12 Mar 2026 17:05 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Pemerintah Kota Tasikmalaya melakukan sejumlah langkah,

guna menekan inflasi karena tingginya harga komoditas pangan saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri. Sejumlah langkah diambil, untuk mengendalikan harga pangan.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi mengatakan, pihaknya melakukan berbagai intervensi melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), yang intensif dilakukan di berbagai wilayah. GPM dilakukan, sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Selain itu, pemerintah kota juga terus menjaga pasokan tetap aman. Hal itu dilakukan, dengan melakukan antisipasi upaya penimbunan yang dilakukan pihak tidak bertanggung jawab.

“Iya termasuk menjaga distribusi pangan tetap aman. Saat ini komoditas pendorong inflasi diantaranya daging ayam, daging sapi, telur dan cabai,” ujarnya.

Sementars guna menjaga stabilitas pangan di Kota Tasikmalaya, pemerintah Kota Tasikmalaya terus menjaga kerjasama antar daerah. Hal ini dilakukan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), guna menjaga stabilitas pangan.

Deputi Kepala Perwakilan BI Tasikmalaya Rivaldi Setiawiguna mengatakan, strategi ini dilakukan, mengingat Kota Tasikmalaya merupakan wilayah konsumtif, bukan produsen. Selain strategi itu, guna menjaga stabilitas pangan TPID bersama pemerintah daerah melakukan penguatan koordinasi antar daerah.

“Sehingga dengan komunikasi dan kerjasama antar daerah, diharapkan rantai pasok bahan pangan tersedia, dan Inflasi dapat terus terkendali,” katanya.

Sedangkan menjelang Idul Fitri, pemerintah Kota Tasikmalaya juga mengimbau agar warga bijak dalam berbelanja. Sehingga harga komoditas pangan akan terkendali.

Rekomendasi Berita