Sidak Kosambi, Satgas Pangan Polrestabes Bandung Tinjau Harga Bahan Pokok

  • 12 Mar 2026 17:23 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Satgas Pangan dari Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polrestabes Bandung melakukan pemantauan ketersediaan dan harga bahan kebutuhan pokok penting (bapokting). Pemantauan dilakukan di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Kamis 12 Maret 2026.

Pemantauan dilaksanakan bersama sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung, serta pihak pengelola pasar. Pemantauan dilakukan untuk memastikan stok bahan pokok tetap tersedia serta mengawasi perkembangan harga di pasar tradisional.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, mengatakan dari hasil pengecekan di lapangan, secara umum ketersediaan bahan pokok di Pasar Kosambi masih dalam kondisi aman. Selain itu harga juga masih relatif stabil.

Menurutnya, sejumlah komoditas seperti beras, daging, minyak goreng, telur, hingga sayuran masih tersedia cukup bagi kebutuhan masyarakat. Sebagian besar harga juga masih berada dalam kisaran harga acuan yang ditetapkan pemerintah.

“Hasil pemantauan menunjukkan stok bahan pokok masih tersedia dengan baik di pasar. Harga sebagian besar komoditas juga masih berada pada kisaran yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Anton didampingi Kanit Tipidter Satreskrim Polrestabes Bandung, Iptu Andi Fika.

Berdasarkan hasil pemantauan, harga beras SPHP tercatat sekitar Rp12.500 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram, dan beras premium Rp14.900 per kilogram. Sementara itu, harga daging ayam broiler sekitar Rp40.000 per ekor, bawang merah Rp40.000 per kilogram, bawang putih Rp38.000 per kilogram, minyak goreng merek Minyakita Rp15.700 per liter, serta telur ayam ras sekitar Rp30.000 per kilogram.

Untuk komoditas cabai rawit merah atau cengek domba, harga masih berada di kisaran Rp100.000 per kilogram. Anton menjelaskan tingginya harga cabai rawit dipengaruhi oleh keterbatasan pasokan di tingkat petani serta meningkatnya permintaan menjelang bulan Ramadan.

“Cabai rawit merah masih relatif tinggi karena belum memasuki masa panen sehingga pasokan terbatas, sementara permintaan mulai meningkat,” katanya.

Selain itu, harga daging sapi di Pasar Kosambi saat ini berkisar Rp140.000 per kilogram dan dinilai masih berada dalam batas harga acuan pemerintah. Anton menambahkan, harga dapat lebih tinggi apabila konsumen meminta daging yang telah dibersihkan dari lemak.

Terakhir, Anton menghimbau pedagang untuk senantiasa memperhatikan ketentuan harga. Satgas Pangan Polrestabes Bandung bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar serta harga tetap stabil di pasaran.

Rekomendasi Berita