Dishub Kota Bandung Prediksi Lonjakan Pemudik 10–15 Persen pada Mudik 2026

  • 09 Mar 2026 11:07 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung memprediksi jumlah pemudik pada musim mudik Lebaran 2026 akan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut diperkirakan berada di kisaran 10 hingga 15 persen.

‎Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengatakan indikasi peningkatan jumlah pemudik mulai terlihat dari tren pergerakan penumpang di sejumlah titik transportasi di Kota Bandung.

‎Salah satu lokasi yang menjadi indikator meningkatnya mobilitas masyarakat adalah Terminal Cicaheum. Di terminal tersebut, aktivitas penumpang mulai menunjukkan peningkatan dibandingkan hari-hari biasa.

‎“Dari tren yang terlihat, terutama di kawasan Cicaheum, ada kenaikan pergerakan penumpang. Selain itu kendaraan pribadi juga diperkirakan meningkat,” ujar Rasdian, Senin 9 Maret 2026.


‎Menurutnya, peningkatan mobilitas menjelang arus mudik tidak hanya terjadi pada transportasi umum, tetapi juga pada penggunaan kendaraan pribadi. Hal ini sejalan dengan kebiasaan masyarakat yang memanfaatkan berbagai moda transportasi untuk pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya.

‎Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang tersebut, Dishub Kota Bandung telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif. Salah satunya dengan menyiapkan armada bus cadangan yang dapat dioperasikan apabila terjadi kekurangan kendaraan pada saat puncak arus mudik.

‎Sedikitnya 10 unit bus tambahan telah disiapkan sebagai armada cadangan. Bus-bus tersebut akan dikerahkan apabila permintaan penumpang meningkat secara signifikan dan tidak dapat ditampung oleh armada reguler yang beroperasi.

‎Selain menyiapkan armada cadangan, Dishub juga melakukan koordinasi dengan sejumlah perusahaan otobus (PO) serta operator transportasi lainnya. Langkah ini dilakukan agar ketersediaan armada tetap terjaga dan mampu melayani kebutuhan masyarakat selama periode mudik.

‎“Selain menyiapkan bus cadangan, kami juga sudah berkoordinasi dengan beberapa perusahaan otobus untuk mengantisipasi jika terjadi kekurangan armada,” katanya.

‎Dishub Kota Bandung juga menggandeng operator transportasi milik pemerintah, yakni DAMRI, untuk membantu menambah ketersediaan armada selama masa arus mudik.

‎Dikatakannya, di sisi lain, Pemerintah Kota Bandung turut menyiapkan layanan transportasi gratis di dalam kota pada periode tertentu menjelang mudik.

‎Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu mobilitas masyarakat serta mengurangi kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama di Kota Bandung.

‎" Program transportasi gratis ini akan memanfaatkan beberapa layanan angkutan massal yang telah beroperasi di Kota Bandung, seperti Trans Metro Bandung dan Teman Bus Bandung," tandasnya.

Rekomendasi Berita